Ganti Rezim, Orang Terkaya Dunia Bersiap Kena Batunya

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
06 November 2026 07:50
CEO Tesla Elon Musk memegang telepon seluler saat tiba untuk menghadiri jamuan makan malam kenegaraan bersama Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing, China, 14 Mei 2026. (REUTERS/Evan Vucci)
Foto: CEO Tesla Elon Musk memegang telepon seluler saat tiba untuk menghadiri jamuan makan malam kenegaraan bersama Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Balai Besar Rakyat di Beijing, China, 14 Mei 2026. (REUTERS/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk menghadapi tantangan baru setelah Partai Demokrat mencatat kemenangan besar dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS).

Kemenangan ini menjadi pukulan bagi miliarder yang menggelontorkan hampir US$500 juta untuk mendukung kandidat Partai Republik dan mempertahankan dominasi partai tersebut di Texas.

Partai Demokrat berhasil merebut kedua kamar Kongres. Di Texas, Gina Hinojosa juga mengalahkan Greg Abbott dalam pemilihan gubernur. Hasil ini menjadi tamparan bagi Presiden AS Donald Trump, sekutu dekat Musk yang turut dibantu miliarder tersebut untuk memenangkan pemilu.

Musk sebelumnya aktif mengajak para pengikutnya di platform X untuk memilih Partai Republik. Kini, ia harus menghadapi Partai Demokrat yang kembali menguat setelah selama bertahun-tahun menjadi sasaran kritiknya.

Musk bahkan sempat mengancam akan melakukan pembalasan melalui media sosialnya bulan lalu. Ancaman itu muncul setelah beredar laporan bahwa Partai Demokrat mempertimbangkan penyelidikan terhadap perusahaan-perusahaannya jika memenangkan pemilu paruh waktu.

Pasar saham turut merespons hasil pemilu tersebut. Saham SpaceX turun 5,5%, sementara Tesla melemah 5,1%.

Salah satu tantangan terbesar Musk ke depan adalah potensi melambatnya persetujuan pembangunan pusat data. Infrastruktur ini penting bagi SpaceX untuk menggarap pasar potensial senilai US$28,5 triliun yang sebelumnya dipaparkan kepada investor menjelang IPO.

Analis dan pakar memperkirakan Partai Demokrat akan memperketat pengawasan proyek pusat data dan mendorong penghentian sementara pembangunan. Langkah tersebut berpotensi muncul seiring meningkatnya penolakan masyarakat terhadap kenaikan biaya listrik akibat operasional fasilitas tersebut.

"Kemenangan Partai Demokrat di Kongres akan memberikan tekanan kepada perusahaan teknologi dan berpotensi memicu tekanan regulasi terhadap segala hal yang berkaitan dengan AI. Hal ini juga mungkin memperlambat angka pertumbuhan yang sangat liar di sektor AI yang kita lihat setiap hari dan sering kali kita anggap biasa," kata CEO Longbow Asset Management Jake Dollarhide, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2026).

Musk juga menghadapi pengawasan anggota parlemen Demokrat terkait bisnis komunikasi satelit yang digunakan militer Ukraina, pemangkasan pegawai federal selama kepemimpinannya di Department of Government Efficiency (DOGE), serta kontrak dan subsidi pemerintah yang diterima perusahaan-perusahaannya.

Salah satu anggota parlemen yang menyoroti persoalan tersebut adalah Robert Garcia, calon ketua House Oversight Committee. Ia menyampaikan pesan singkat kepada Partai Republik dan sekutunya pada Selasa malam.

"Segera cari pengacara," ujar Garcia.

Di Texas, Musk juga harus menghadapi hubungan yang tegang dengan gubernur terpilih Gina Hinojosa. Sebelumnya, Hinojosa menggugat untuk mendapatkan salinan email antara Musk dan Abbott. Ia menuduh mantan gubernur tersebut mengorbankan kepentingan Texas demi memberikan kesepakatan menguntungkan kepada Musk.

Hinojosa juga meminta penghentian sementara pembangunan pusat data baru sampai anggota parlemen memperkuat perlindungan bagi masyarakat sekitar. Ia turut mendorong penghapusan keringanan pajak untuk proyek tersebut.

Musk menanggapi berbagai hambatan itu dengan menyindir melalui X. "Pusat data di luar angkasa terlihat cukup menarik saat ini," tulisnya, merujuk pada rencana ambisius SpaceX membangun pusat data di orbit.

Ekspansi pusat data SpaceX di Boca Chica, Texas, juga berpotensi menghadapi penolakan Hinojosa. Ia sebelumnya menentang kemungkinan penjualan taman negara bagian di kawasan pantai kepada SpaceX.

"Perlu saya tegaskan: Texas tidak untuk dijual," kata Hinojosa beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Musk telah menghapus unggahan pada hari pemilu yang berisi ajakan kepada para pengikutnya untuk memilih Partai Republik.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ditolak Warga, Proyek Data Center Kini Terancam Bubar


Most Popular
Features