Berat di Ongkos, Bisnis Masa Depan Ternyata Susah Cuan
Jakarta, CNBC Indonesia - Lebih besar pasak daripada tiang. Itulah gambaran nyata perusahaan AI Anthropic yang baru saja merilis pembaruan data keuangan untuk para investor bursa menjelang IPO.
Pada kuartal ketiga tahun ini, pendapatan Anthropic mencapai US$ 17 miliar, naik dari US$ 11,5 miliar pada periode sebelumnya. Pertumbuhan hampir 50 persen dalam tiga bulan. Namun di balik keberhasilan itu, biaya daya komputasi memakan porsi yang makin besar.
Biaya komputasi kini menyedot 58 sen dari setiap dolar pendapatan, naik dari 48 sen pada kuartal sebelumnya. Artinya, hampir enam dari setiap sepuluh rupiah yang masuk langsung keluar lagi hanya untuk membayar listrik, chip, dan data center. Rasio pendapatan terhadap biaya komputasi pun turun dari lebih dua kali lipat menjadi tinggal 1,72 kali lipat. Makin banyak pendapatan yang masuk, margin Anthropic justru makin tipis.
Beban komputasi Anthropic mencapai US$ 10 miliar dalam tiga bulan. Biaya komputasi membengkak karena permintaan yang tumbuh begitu cepat pada saat Anthropic harus berebut dengan perusahaan teknologi lain seperti OpenAI dan Meta. Perusahaan tidak bisa menunggu kontrak jangka panjang yang lebih murah. Sekitar US$ 5 miliar dibayar lewat perjanjian jangka pendek yang harganya jauh lebih mahal.
Salah satu pengeluaran terbesar adalah pembayaran kepada SpaceXÂ yaitu US$ 1,25 miliar per bulan hanya untuk penggunaan daya komputasi. Belum ditambah perjanjian bernilai miliaran dolar dengan penyedia lain seperti Nscale, Akamai, dan Volta. Penyedia-penyedia ini bukan raksasa layanan awan utama, melainkan perusahaan yang menyediakan kapasitas tambahan secara lebih fleksibel dengan harga yang lebih tinggi.
Anthropic sebenarnya sedang berupaya menurunkan biaya ini lewat proyek pembangunan pusat data sendiri yang disebut "Anthropic Direct". Namun permintaan tumbuh terlalu cepat, upaya membangun sendiri tidak sanggup mengimbangi kebutuhan yang melonjak. Perusahaan memperkirakan biaya infrastruktur akan terus naik dan tetap menjadi pos pengeluaran terbesar di masa mendatang.
Beban Anthropic Vs OpenAI
Anthropic menghabiskan 58 sen dari setiap dolar pendapatan hanya untuk biaya komputasi pada kuartal ketiga tahun ini. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding pesaing yang sudah lebih mapan. OpenAI diperkirakan menghabiskan sekitar 40-45 sen per dolar pendapatan, berkat skala yang lebih besar dan kesepakatan jangka panjang dengan Microsoft yang harganya lebih terjangkau.
Sementara itu, Google dan Meta yang membangun infrastruktur sendiri mencatat biaya komputasi berkisar 25-35 sen per dolar, karena mereka tidak perlu membeli kapasitas dari pihak lain.
Alasan utama biaya Anthropic paling tinggi adalah ketergantungan pada penyedia daya tambahan yang disebut "cloud alternatif" atau neocloud yang disediakan oleh SpaceX, Nscale, dan lainnya. Harganya jauh lebih mahal daripada kontrak jangka panjang dengan penyedia layanan cloud hyperscale. Pembayaran kepada SpaceX saja mencapai US$ 1,25 miliar per bulan, yang berarti hampir seperlima pendapatan kuartal ketiga langsung berpindah ke satu mitra saja.
Faktanya, hampir tidak ada perusahaan AI besar yang mencetak laba murni dari operasi layanan AI-nya saat ini. Meskipun pendapatan tumbuh puluhan miliar dolar, biaya untuk membeli chip, membangun data center, dan membayar listrik justru tumbuh lebih cepat. Setiap kali permintaan naik, biaya komputasi ikut melonjak karena harga chip dan daya masih justru makin menanjak.
Perbedaan mendasar terletak pada kepemilikan infrastruktur. Google dan Meta memiliki pabrik chip sendiri atau kerja sama erat dengan TSMC, serta mengelola pusat data sendiri. Sementara Anthropic dan OpenAI bergantung sepenuhnya pada pihak lain untuk penyediaan daya komputasi. Semakin cepat permintaan tumbuh, semakin mahal harga yang harus dibayar karena mereka harus membeli kapasitas mendesak di pasar yang persediaannya terbatas.
Para analis memperkirakan titik impas dapat dicapai Anthropic antara tahun 2028 hingga 2030, tergantung kemampuan perusahaan menurunkan biaya komputasi.
Anthropic sendiri menargetkan penurunan margin biaya komputasi menjadi sekitar 35-40 persen dari pendapatan setelah proyek pembangunan pusat data mandiri "Anthropic Direct" beroperasi penuh. Namun proyek tersebut masih membutuhkan waktu beberapa tahun untuk menyelesaikan, dan hingga saat ini permintaan tumbuh lebih cepat daripada kemampuan membangun fasilitas sendiri.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]