Google Makin Ganas Pantau Gerak-Gerik Anda 24 Jam Full, Ini Cara Setop
Jakarta, CNBC Indonesia - Google makin agresif mendorong pemanfaatan teknologi Personal Intelligence (Kecerdasan Personal) untuk mendongkrak kecerdasan layanan AI miliknya. Lewat fitur ini, Gemini dan Google Search kini mampu menyedot data dari aplikasi terhubung seperti Gmail hingga Google Photos demi menyajikan jawaban yang presisi dan personal bagi pengguna.
Namun, kecanggihan ini harus dibayar mahal dengan isu privasi. Raksasa teknologi asal Mountain View tersebut diam-diam telah memperbarui kebijakan privasinya. Google mengonfirmasi dapat memanfaatkan data pribadi yang dibagikan pengguna ke layanan tertentu untuk kebutuhan personalisasi iklan.
Langkah ini sontak memicu kekhawatiran massal, mengingat Gmail dan Google Photos menyimpan rekam jejak digital paling sensitif milik jutaan pengguna.
Celah Kebijakan Baru Google
Secara default, Google mengklaim tidak memakai konten dari Gmail, Drive, atau Photos untuk menayangkan iklan. Kendati demikian, aturan main berubah bagi pengguna yang secara sadar menghubungkan akun mereka ke layanan Google yang menyediakan iklan terpersonalisasi.
Artinya, memberi akses data ke Google demi mendapatkan rekomendasi cerdas secara otomatis membuka pintu bagi hadirnya iklan yang makin tertarget (targeted ads).
Sebagai gambaran, saat Anda mencari rekomendasi restoran di Google Search, sistem dapat membaca email reservasi hotel di Gmail Anda untuk menyodorkan tempat makan terdekat. Integrasi ini memang menawarkan kepraktisan tingkat tinggi, tetapi kebijakan baru Google memicu tanda tanya besar, yakni sejauh mana data reservasi pribadi tersebut dipakai untuk mengarahkan iklan produk lain ke layar pengguna.
Google menegaskan pihaknya tidak memindai email atau foto pribadi secara serampangan, serta berjanji tidak membeberkan identitas seperti nama dan alamat email ke pihak pengiklan tanpa izin.
Meski demikian, ada batas tipis yang berpotensi memicu ketidaknyamanan pengguna. Mengizinkan data dipakai untuk menjawab pertanyaan, bukan berarti setuju data tersebut dipakai untuk jualan iklan.
Cara Mengunci Privasi dari Intaian Google
Bagi pengguna yang memprioritaskan privasi ketimbang kepraktisan AI, Google menyediakan opsi untuk memutus akses integrasi data tersebut. Berikut langkah-langkah untuk membatasi akses Google Search ke aplikasi terhubung:
-
Buka Akun Google (Google Account), lalu masuk ke menu Data & privacy.
-
Pada bagian Personalization & activity, pilih Personalization settings.
-
Klik Manage Personalized Recommendations in Search Services.
-
Cari menu Connected Content apps di bawah bagian Additional Personal Intelligence.
-
Putuskan sambungan (Disconnect) pada Google Workspace dan Google Photos.
Pengguna juga memiliki opsi radikal untuk mematikan seluruh fitur Personalized Recommendations langsung dari halaman setelan penelusuran.
Perlu dicatat, memutus sambungan aplikasi tidak otomatis menghapus rekam jejak yang sudah telanjur tersimpan. Data yang mengendap di Search Services History tetap tersimpan di server Google meskipun email atau foto aslinya telah dihapus dari akun Anda.
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]