Elon Musk Raja Bohir, Habis Triliunan Rupiah Buat Ormas
Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk menyumbangkan US$158 juta atau sekitar Rp2,85 triliun kepada Senate Leadership Fund (SLF), organisasi penggalangan dana politik atau super PAC yang mendukung Partai Republik di Amerika Serikat (AS). Sumbangan jumbo tersebut menjadi pendorong utama rekor pengumpulan dana organisasi itu menjelang pemilihan sela pada 3 November 2026.
SLF mengumpulkan total US$272,9 juta sepanjang Juli-September, termasuk US$209,7 juta dari para donatur. CEO Tesla dan SpaceX itu menjadi penyumbang terbesar dalam periode tersebut.
Melansir laman CNBC Internasional, Musk menyalurkan dana US$158 juta pada September melalui sebuah komite aksi politik (PAC) yang berafiliasi dengannya di Texas.
Organisasi tersebut dibentuk untuk mendukung kandidat Partai Republik, Ken Paxton. Sumbangan itu terdiri atas dua transaksi senilai US$75 juta dan US$83 juta, yang termasuk donasi politik terbesar sepanjang sejarah AS.
Nilai sumbangan Musk bahkan melampaui total dana yang dihimpun Senate Majority PAC, organisasi super PAC pendukung Partai Demokrat, sepanjang kuartal III-2026. Kelompok tersebut mengumumkan pengumpulan dana sebesar US$151 juta dan menutup September dengan kas US$111,8 juta.
SLF juga memecahkan rekor pengumpulan dana kuartalan sebelumnya. Organisasi itu menghimpun hampir US$116 juta pada kuartal III-2024 dan US$111 juta pada 2022. Sementara itu, pada 2020, SLF mengumpulkan sekitar US$157 juta selama Juli-September.
Aliran dana besar tersebut memberikan modal finansial yang kuat bagi Partai Republik untuk mempertahankan mayoritas 53 kursi di Senat AS. Menjelang pemilihan, persaingan di sejumlah wilayah semakin ketat sehingga kelompok pendukung partai harus mengalihkan dana kampanye ke daerah yang dinilai lebih kompetitif.
Di Kansas, misalnya, SLF mengalihkan sumber daya setelah menghentikan tambahan belanja iklan di North Carolina. Organisasi itu sebelumnya telah menghabiskan lebih dari US$30 juta untuk kampanye di North Carolina, lalu mengalihkan perhatian ke Kansas, tempat Senator Republik Roger Marshall menghadapi tantangan yang tak terduga dari kandidat Demokrat Adam Hamilton.
Di Nebraska, SLF mengalokasikan US$15 juta untuk mempertahankan Senator Republik Pete Ricketts. Dari jumlah tersebut, US$7 juta disalurkan melalui Cornhusker Majority, organisasi afiliasi SLF, menurut laporan The Wall Street Journal.
SLF juga berperan penting dalam persaingan di Texas. Kandidat Demokrat James Talarico mengubah kontestasi Senat yang sebelumnya diperkirakan aman bagi Partai Republik menjadi salah satu persaingan termahal di AS.
Kelompok Republik menghabiskan sekitar US$122 juta untuk kampanye di Texas sepanjang September. Pada awal Oktober, mereka juga telah memesan tambahan iklan senilai US$66 juta hingga hari pemilihan.
Talarico mengumumkan bahwa dirinya mengumpulkan US$64 juta pada kuartal III-2026, menjadi rekor penggalangan dana kuartalan terbesar bagi kandidat Senat. Sementara itu, Paxton mengumpulkan US$10,2 juta, berdasarkan laporan Komisi Pemilihan Federal AS (FEC).
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]