Ilmuwan Sepakat, Ini 2 Ancaman Terbesar yang Buat Manusia Punah

Redaksi,  CNBC Indonesia
14 October 2026 07:50
Serangan udara Israel menghancurkan Masjid Abu Salim, salah satu masjid bersejarah di Deir al-Balah, Gaza tengah, pada Selasa (25/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)
Foto: Serangan udara Israel menghancurkan Masjid Abu Salim, salah satu masjid bersejarah di Deir al-Balah, Gaza tengah, pada Selasa (25/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah survei besar yang melibatkan puluhan pakar kesehatan dunia mengungkapkan daftar hal paling berbahaya yang dihadapi manusia sepanjang abad ini. Dari 17 ancaman utama yang dipetakan, dua di antaranya dinilai memiliki potensi memusnahkan umat manusia sepenuhnya, dikutip Selasa (13/10/2026).

Dilaporkan dalam jurnal kedokteran ternama The Lancet, penelitian ini menyebutkan bahwa meskipun kemungkinannya relatif kecil, dampaknya begitu dahsyat sehingga layak mendapat perhatian paling utama.

Menurut tim peneliti yang dipimpin Profesor Christopher JL Murray dari Universitas Washington, dua risiko yang dapat mengakhiri peradaban manusia adalah AI yang tak terkendali dan konflik nuklir.

Peristiwa yang ditakutkan terjadi ketika AI lepas kendali, antara lain adalah kemunculan senjata biologi buatan AI yang menyebar dengan cepat.

Adapun, konflik nuklir ditakutkan berdampak terhadap perang nuklir skala luas yang kemudian memicu krisis pangan di seluruh dunia.

Dua kemungkinan lain yang secara teori dapat memusnahkan manusia, seperti tabrakan asteroid atau letusan gunung berapi super, dinilai peluangnya terlalu kecil pada abad ini sehingga tidak dimasukkan ke dalam daftar prioritas.

Selain dua yang terberat, ada 15 risiko besar lainnya yang masing-masing berpotensi merugikan lebih dari 1 miliar tahun kehidupan sehat manusia hingga tahun 2100. Setara dengan dua kali pandemi COVID-19. Di urutan teratas daftar ini adalah:

  • Obesitas & pola hidup tidak sehat - kerugian setara 46 kali pandemi COVID-19, ancaman terbesar saat ini
  • Rendahnya pendidikan - memperburuk semua aspek kesehatan masyarakat
  • Ketimpangan pendapatan - memperlebar jurang sehat dan sakit antarwarga
  • Polusi udara
  • Kekebalan obat atau resistensi antimikroba
  • Gizi buruk pada anak
  • Perubahan iklim
  • Pandemi penyakit baru yang muncul secara alami
  • Kebiasaan merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Konflik bersenjata
  • Masalah kesehatan mental

Pesan utama penelitian ini bukan sekadar ketakutan, melainkan kesadaran bahwa masih ada waktu untuk mencegah semuanya.

"Temuan yang paling mencolok bukan sekadar seberapa besar bahayanya, melainkan bahwa manusia masih berkuasa untuk mengatasinya," ujar Murray. "Keputusan yang diambil pemimpin hari ini akan menentukan nasib generasi mendatang."

Para ahli menyarankan tiga langkah mendesak:

  • Membangun sistem kesehatan masyarakat yang siap menghadapi krisis
  • Melipatgandakan investasi riset dan inovasi di bidang kesehatan, iklim, dan teknologi
  • Membentuk pengawas tetap yang memantau ancaman global secara berkala dan terbuka

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Semua Lampu Tanda Bahaya Menyala, Puncaknya 2 Bulan Lagi Ancam RI


Most Popular
Features