Daftar 22 Aplikasi Berisiko Tinggi di RI, Banyak Digunakan Sehari-Hari

Redaksi,  CNBC Indonesia
13 October 2026 20:50
Daftar Negara Paling Betah 'Melototin' Aplikasi HP, Ada RI?
Foto: Infografis/Daftar Negara Paling Betah 'Melototin' Aplikasi HP, Ada RI?/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merilis hasil verifikasi laporan asesmen mandiri (self-assessment) dari berbagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Laporan ini disusun berdasarkan kriteria Peraturan Pemerintah tentang Pelindungan Anak dalam Sistem Elektronik (PP Tunas).

Hingga 6 September 2026, Komdigi mencatat sebanyak 60 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) digital telah ditetapkan serta diverifikasi tingkat risikonya bagi anak-anak.

"Hingga 6 September 2026, telah ditetapkan dan diverifikasi 60 PLF [Produk, Layanan, Fitur] berikut profil risikonya, yang terdiri dari 22 PLF dengan profil risiko tinggi dan 38 PLF dengan profil risiko rendah," ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam konferensi pers di Jakarta, beberapa saat lalu.

Meutya menjelaskan, penetapan profil risiko ini sangat krusial agar pengawasan dan mitigasi bahaya dapat disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing platform.

"Penetapan profil risiko ini penting karena setiap layanan memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda kepada anak. Semakin tinggi risikonya, tentu semakin kuat langkah pelindungan yang harus diterapkan oleh PSE," tegas Meutya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026-yang menjadi aturan pelaksana dari PP Tunas-layanan berisiko tinggi mencakup platform jejaring sosial yang membuka celah interaksi anak dengan asing. Kategori ini juga mencakup platform yang rentan memaparkan anak pada konten pornografi, kekerasan, maupun muatan lain yang tidak sesuai dengan usianya.

Komdigi memberikan tenggat waktu bagi seluruh platform untuk menyelesaikan kewajiban self-assessment hingga 31 Desember 2026. Apabila PSE tidak memenuhi ketentuan tersebut sampai batas waktu yang ditentukan, pemerintah akan menetapkan status platform tersebut secara sepihak (unilaterally) sebagai layanan berisiko tinggi.

Dikutip dari laman resmi Komdigi, berikut adalah daftar lengkap platform berisiko tinggi dan rendah bagi anak:

Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi Bagi Anak

  1. Telegram

  2. Pinterest

  3. Lazada

  4. Situs Web Lazada

  5. Blibli

  6. BMoney

  7. Vidio

  8. Hago App

  9. SnackVideo

  10. X

  11. Sola Mahjong

  12. Goddess of Victory: NIKKE

  13. Age of Empires Mobile

  14. Valorant

  15. Teamfight Tactics Mobile

  16. Apple Podcasts

  17. WeTV

  18. MAXStream TV

  19. Discord

  20. YouTube

  21. Ludo World-Ludo Superstar

  22. Crossfire: Legends

Daftar 38 Platform Berisiko Rendah Bagi Anak

  1. Apple Arcade

  2. Lapak Gaming

  3. Itemku

  4. App Store

  5. Apple Books

  6. Situs Web Lazada Service

  7. Situs Web OPPO

  8. Game Center & Games

  9. Google Shopping

  10. Livin' Next-G

  11. Eidupay

  12. DANA

  13. UniPin

  14. Livin' by Mandiri

  15. Netflix Kids Profile

  16. FaceTime

  17. iMessage

  18. Google Messages

  19. Gmail

  20. Canva Pendidikan

  21. iCloud Drive & Photos

  22. Siri

  23. YouTube Kids

  24. Google Maps

  25. Gemini

  26. Apple Maps

  27. Apple Invites

  28. Google Classroom

  29. Google Play

  30. PlayStation

  31. Apple Music

  32. Apple TV

  33. Spotify

  34. Aplikasi dan Situs Web Ruangguru

  35. Google Workspace

  36. Google Search

  37. Safari

  38. Google Photos

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Satu Dunia Mulai Ikut Aturan RI, Semua Berubah Total


Most Popular
Features