Malaysia Bagi-Bagi ChatGPT Gratis ke Anak Sekolah
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia memasukkan teknologi AI dalam anggaran 2027 mendatang. Langkah ini menunjukkan keseriusan tetangga Indonesia untuk mengadopsi AI dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu program yang dicanangkan adalah menambah 100 ribu langganan AI secara gratis untuk dimanfaatkan anak muda. Termasuk menggunakan chatbot populer ChatgPT.
Inisiatif ini diperluas karena menurut Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim respon yang menggembirakan soal program berlangganan gratis.
"Menyusul respon yang menggembirakan pada langganan AI gratis untuk kaum muda, saya mengumumkan inisiatif ini akan diperkuat dengan tambahan 100 ribu langganan AI gratis dan diperluas untuk mencakup aplikasi AI baru seperti ChatGPT," kata dia, dikutip dari NST, Selasa (13/10/2026).
Selain itu, Malaysia berencana akan mengembangkan cloud AI berdaulat. Anwar mengatakan langkah ini sebagai cara menjaga data masyarakat dan informasi strategis negara tetap dikendalikan oleh negara.
Pemerintah menggelontorkan RM6 miliar (Rp 26,3 triliun) sebagai cara untuk meningkatkan penelitian, pengembangan, dan komersial di seluruh kementerian. Sebanyak RM15 juta (Rp 65,8 miliar) akan dikelola AI Malaysia Bhd untuk memperkuat ekosistem AI yang aman dan beretika, serta mendukung target pengembangan 200 pekerja AI.
Malaysian Digital Economy Corp juga mengalokasikan RM30 juta (Rp 131,6 miliar). Tujuannya untuk membantu 4.000 usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengadopsi AI dan mengotomatisasi operasionalnya.
Program itu juga termasuk melatih dan memberikan sertifikasi pada 5.000 profesional AI, serta menawarkan akses gratis pada lebih dari 16 ribu kursus dan program sertifikasi profesional melalui kolaborasi dengan Coursera.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]