Jawa Barat Sarang Gempa Dikepung 29 Sesar Aktif, Ini Daftarnya

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
11 October 2026 17:45
Atlas Siaga Sesar Lembang. (Dok Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat)
Foto: Atlas Siaga Sesar Lembang. (Dok Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat)

Jakarta, CNBC Indonesia - Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rentetan 146 gempa bumi telah mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, selama periode 11 Agustus hingga 21 September 2026. Dari ratusan aktivitas seismik tersebut, setidaknya 14 gempa terasa langsung oleh masyarakat di wilayah Cisewu, Talegong, Pangalengan, beserta area sekitarnya.

Magnitudo rentetan gempa ini bervariasi dari M1,0 sampai M3,4 dan memicu guncangan pada skala intensitas II-III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah layaknya ada truk yang sedang melintas, memicu ayunan pada benda-benda ringan yang digantung, serta dirasakan oleh sejumlah orang.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal. Pusat gempa membentuk pada Barat Daya-Timur Laut, sekitar 5-8 km di sebelah Barat Sesar Garsela Segmen Kendang dan di sebelah Utara Segmen Kencana," demikian mengutip unggahan di akun Instagram resmi BMKG, Minggu (11/10/2026).

Saat ini, lanjut BMKG, tersebar jaringan sensor seismik di seluruh wilayah Jawa Barat untuk memantau aktivitas kegempaan.

"Sumber gempa dari pergerakan patahan aktif pada sesar-sesar darat yang membentang di wilayah Jawa Barat," jelas BMKG.

Di sisi lain, BMKG menambahkan, gempa-gempa bumi yang terjadi tidak selalu terjadi tepat di atas sesar yang sudah terpetakan.

"35 sensor seismik BMKG tersebar di wilayah Jawa Barat dan mampu merekam hingga gempa mikro atau gempa bermagnitudo kecil. Rekaman tersebut membantu BMKG mengenali pola aktivitas seismik, mengidentifikasi sumber gempa, serta mengkaji aktivitas sesar," tulis @/infobmkg.

Rentetan Sesar Aktif Kepung Jawa Barat

Dalam unggahan itu, BMKG mengungkapkan rentetan sesar aktif yang ada di wilayah Jawa Barat.

  1. Sesar Cimandiri (Segmen Citatah)
  2. Sesar Cimandiri (Segmen Cisokan)
  3. Sesar Cimandiri (Segmen Cimandiri)
  4. Sesar Cimandiri (Segmen Nyalindung Cibeber)
  5. Sesar Lembang
  6. Sesar Cileunyi-Tanjungsari
  7. Sesar Cisalengka
  8. Sesar Cianjur 1
  9. Sesar Cianjur 2
  10. Sesar Cipammingis
  11. Sesar Garsela (Segmen Kendang)
  12. Sesar Garsela (Segmen Kencana)
  13. Sesar Tampormas
  14. Sesar Karangmanggu
  15. Sesar Ciremai
  16. Java Back-arc Thrust (Segmen Depok)
  17. Java Back-arc Thrust (Segmen Rarata)
  18. Java Back-arc Thrust (Segmen Salak)
  19. Java Back-arc Thrust (Segmen Citarum Front)
  20. Java Back-arc Thrust (Segmen Citarum)
  21. Java Back-arc Thrust (Segmen Carius)
  22. Java Back-arc Thrust (Segmen Klapanunggal)
  23. Java Back-arc Thrust (Segmen Cirata)
  24. Java Back-arc Thrust (Segmen Tangkuban Perahu)
  25. Java Back-arc Thrust (Segmen Cipunegara)
  26. Java Back-arc Thrust (Segmen Tampomas)
  27. Java Back-arc Thrust (Segmen Baribis)
  28. Java Back-arc Thrust (Segmen Ciremai)
  29. Java Back-arc Thrust (Segmen Cisanggarung)

"BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat," tulis BMKG.

"Tetap tenang dan jangan mudah percaya isu. Pastikan informasi gempa bumi hanya berasal dari kanal resmi BMKG," tambah BMKG.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 2.119 Gempa Susulan Hantam NTT, Cek Peringatan Terbaru BMKG!


Most Popular
Features