Setelah Bulan, China Kini Buat Peta Isi Planet Mars

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
01 October 2026 07:40
Hasil pencitraam Mars oleh ESA menggunakan kamera stereo resolusi tinggi (HRSC) dengan Mars Express.
Foto: dok. ESA

Jakarta, CNBC Indonesia - China berencana menyelesaikan peta geologi permukaan Mars pada akhir 2028 mendatang. Ini bakal jadi peta berbasis AI pertama yang pernah ada dan menjadi bagian penting dalam persiapan Tianwen-3.

Kepala ilmuwan Tianwen-3, Hiu Zengqian mengatakan peta akan mencakup seluruh permukaan Mars. Tujuan pembuatannya sendiri menjadi standar global dalam usia geologis planet itu, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (30/9/2026).

Salah satu cakupannya adalah kemungkinan adanya samudera purba berskala antarbenua sekitar 3,5 miliar tahun lalu dan banjir jangka pendek 1,6 miliar tahun lalu.

Peta itu dibuat dengan AI serta menggabungkan temuan robot penjelajah pertama milik China di Mars, Zhu Rong. Robot itu mendarat di Mars pada Mei 2021 dan telah berjalan-jalan di permukaan planet selama hampir setahun dengan jarak lebih dari 1,9 km.

Peta permukaan Mars ini disebut Xinhua bakal berukuran 1:50.000. Proyek pembuatannya juga bakal menjadi model peta bagi objek ruang angkasa lainnya.

"ini akan jadi model pemetaan geologi bagi Bulan, Venus, dan asteroid di masa depan," kata laporan Xinhua.

Misi Tianwen-3 bakal meluncur akhir tahun 2028. Melalui misi ini, China berencana mengumpulkan 500 gram sampel Mars untuk dikirim menuju Bumi pada 2031 mendatang.

Tianwen-3 akan dilakukan dalam dua kali peluncuran. Pertama adalah pesawat ruang angkasa berisi wahana pendaratan dan pendakian untuk mengumpulkan material planet.

Peluncuran berikutnya adalah pesawat yang memboyong wahana pengorbit dan modul yang mengangkut sampel menuju Bumi.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ilmuwan NASA Bingung, Tiba-Tiba Muncul Lubang Misterius di Mars


Most Popular
Features