Demo Besar-Besaran Tolak Data Center, Proyek Rp 15 Triliun Gagal Total

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
29 September 2026 13:10
Gedung data center Meta di Mansfield AS. (Dok. Grant Blankenship / Georgia Public Broadcasting)
Foto: Gedung data center Meta di Mansfield AS. (Dok. Grant Blankenship / Georgia Public Broadcasting)

Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek pembangunan pusat data (data center) senilai 1,2 miliar dolar Australia atau sekitar Rp15 triliun di Sydney, Australia, resmi dibatalkan setelah mendapat penolakan keras dari warga sekitar.

Goodman Group, salah satu perusahaan properti terbesar di Australia, pada Senin (28/9) waktu setempat, menarik permohonan pembangunan fasilitas data center berkapasitas 90 megawatt yang dikenal sebagai Project Mars.

Goodman berencana membangun data center tersebut di kawasan Lane Cove, Sydney, hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah warga. Rencana itu pun memicu penolakan keras dari masyarakat setempat.

Dalam surat kepada Departemen Perencanaan Negara Bagian, Goodman menyatakan bahwa perubahan kebijakan dan regulasi terkait pembangunan data center skala besar menjadi salah satu pertimbangan untuk menghentikan proyek tersebut.

"Goodman telah mempertimbangkan perubahan ini dengan cermat, bersama dengan masukan yang diterima selama proses perencanaan, termasuk pandangan masyarakat setempat. Goodman menyimpulkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan permohonan pembangunan," tulis perusahaan tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (29/9/2026).

Pembatalan Project Mars ini menjadi salah satu contoh paling nyata ketika penolakan masyarakat berhasil menghentikan pembangunan data center di Australia.

Australia sendiri tengah gencar mendorong pengembangan industri data center untuk menjadi salah satu pusat global. Namun, proyek-proyek tersebut kini menghadapi sorotan tajam terkait dampak lingkungan, konsumsi energi dan air yang masif, potensi kenaikan tagihan listrik, hingga polusi suara atau kebisingan.

Pekan lalu, Goodman juga mengakui dalam penyelidikan Senat Australia bahwa Project Mars gagal mendapatkan "social licence" atau penerimaan dari masyarakat sekitar. Pengakuan itu muncul setelah seorang anggota parlemen menuding perusahaan mengabaikan aspirasi warga setempat.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Data Center Ditolak di Mana-Mana, Warga Sebut Sumber Petaka


Most Popular
Features