Kiamat Driver Online Meluas, Wilayah Ini Sasaran Berikutnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Wilayah cakupan taksi tanpa pengemudi (robotaxi) terus meluas. Hal ini kian memberikan sinyal negatif bagi kelangsungan profesi sopir (driver) online di masa depan.
Salah satu penyedia layanannya, Waymo, mengumumkan peluncuran layanan bagi masyarakat di Las Vegas. Dalam layanan terbaru ini, Waymo akan menyebarkan undangan kepada masyarakat di wilayah tersebut. Jumlah pengguna akan ditingkatkan secara bertahap seiring waktu.
Waymo akan menerjunkan lusinan kendaraan pada awal peluncuran dan jumlahnya akan terus bertambah, dikutip dari Reuters, Selasa (15/9/2026).
Mobil yang digunakan di Las Vegas dibekali sistem pengemudi otonom generasi keenam milik Waymo. Kendaraan itu sendiri dibangun menggunakan platform dari Zeekr.
Perluasan ini menjadi langkah awal bagi perusahaan milik Alphabet tersebut di Negara Bagian Nevada, sekaligus menambah daftar wilayah di Amerika Serikat (AS) yang terlayani.
Sebelumnya, Waymo telah beroperasi di California, Texas, Florida, serta Arizona. Ke depannya, perusahaan akan memperluas jangkauan ke daerah Denver, San Diego, dan Tampa.
Waymo menjadi salah satu pemain utama di pasar baru taksi robot (robotaxi). Perusahaan ini bersaing dengan para kompetitor seperti Zoox (milik Amazon) dan Tesla.
Nilai perusahaan Waymo telah mencapai US$126 miliar (sekitar Rp2.228 triliun) pada Februari lalu. Saat itu, anak usaha Alphabet tersebut berhasil menggalang pendanaan sebesar US$16 miliar (sekitar Rp282,8 triliun).
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]