Sudah Hapus Aplikasi Tapi Memori HP Tetap Penuh, Begini Solusinya
Jakarta, CNBC Indonesia - Ruang penyimpanan (storage) pada ponsel Android kerap kali mendadak penuh meskipun pengguna merasa tidak banyak mengunduh atau memasang aplikasi baru. Menghapus foto dan video di galeri, membersihkan dokumen media WhatsApp, hingga mengosongkan cache memang dapat membebaskan sebagian kapasitas memori. Namun, langkah tersebut tidak selalu menjadi solusi jangka panjang.
Salah satu penyebab utama yang sering terlewat adalah keberadaan data sisa dari aplikasi yang sebenarnya sudah dihapus. Data tersebut tetap tersimpan di dalam memori internal perangkat meski aplikasinya telah di-uninstall, sehingga perlahan-lahan menguras ruang penyimpanan tanpa disadari.
Untuk mengatasi hal tersebut, pengguna disarankan untuk menghapus data tambahan (clear data) terlebih dahulu sebelum menghapus (uninstall) aplikasi berukuran besar. Langkah ini krusial guna memastikan tidak ada berkas (file) sisa yang tertinggal di dalam sistem.
Sebagai informasi, proses uninstall standar pada sistem operasi Android umumnya hanya membersihkan data di dalam area sandbox pribadi aplikasi, seperti penyimpanan internal langsung dan cache aplikasi dasar.
Sementara itu, berkas unduhan tambahan, data cadangan (backup), hingga aset gim berukuran besar tersimpan di luar area tersebut, seperti di dalam folder Android/data dan Android/OBB.
Folder-folder tersebut tidak terjangkau oleh sistem uninstaller bawaan, sehingga berkas-berkas sisa tersebut terus menumpuk di memori internal dari waktu ke waktu.
Sejak kehadiran sistem Android 10, Google menerapkan fitur keamanan Scoped Storage yang membatasi akses aplikasi ke folder-folder sistem tersebut demi alasan privasi dan keamanan.
Dampaknya, pengelola berkas (file manager) bawaan ponsel sering kali tidak dapat menampilkan atau mengakses data sisa tersebut, sehingga keberadaannya sukar dideteksi oleh pengguna awam.
Cara Membersihkan Data Sisa di Android
- Gunakan Aplikasi Pembersih Pihak Ketiga: Anda dapat memanfaatkan aplikasi pembersih khusus pihak ketiga yang mampu memindai folder terproteksi, seperti SD Maid SE dengan fitur CorpseFinder. Aplikasi jenis ini bekerja dengan memanfaatkan akses sistem tingkat lanjut tanpa memerlukan proses rooting.
- Cek Kategori "Lainnya" (Other): Periksa bagian "Lainnya" atau "Other" pada menu pengaturan penyimpanan ponsel (Settings > Storage) secara berkala. Kategori ini kerap menjadi tempat mengendapnya akumulasi cache dan data sisa yang tidak teridentifikasi.
- Hapus Data Sebelum Uninstall Aplikasi: Sebelum menghapus aplikasi besar (terutama gim), buka Pengaturan > Aplikasi > pilih aplikasi yang dituju > klik Penyimpanan (Storage), lalu pilih Hapus Data (Clear Data) dan Hapus Cache (Clear Cache). Setelah data bersih, barulah lakukan proses uninstall.