Ramai Bahas Desil 10, Warganet Banyak yang Kaget Selevel 9 Naga

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
14 August 2026 17:20
Sejumlah Konglomerat tanah air berkumpul di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Instagram @hotmanparisofficial)
Foto: Sejumlah Konglomerat tanah air berkumpul di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Instagram @hotmanparisofficial)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembahasan soal desil sedang ramai diperbincangkan oleh warganet, khususnya di platform X (dulunya Twitter). Tak sedikit dari warganet yang mempertanyakan tentang status desil mereka. Banyak yang mengatakan bahwa mereka masuk dalam kategori desil 10 atau setara dengan golongan orang kaya.

Sekedar informasi, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, dari yang paling miskin sampai yang paling sejahtera.

Desil masyarakat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersifat dinamis dan terus diperbarui secara periodik oleh BPS melalui berbagai sumber diantaranya Groundcheck oleh Kemensos, pemutakhiran oleh pemerintah daerah maupun sumber lain.

Kemensos menggunakan desil terbaru untuk menentukan sasaran yang dapat menerima bantuan sosial yang berasal dari usulan pemerintah daerah dan usulan masyarakat.

Masalahnya di sini, banyak warganet yang merasa tidak termasuk dalam golongan tersebut, tapi ketika cek mereka malah ada di kategori desil 10. Warganet juga mempertanyakan bagaimana perhitungan soal penggolongan desil. Mereka juga turut membagikan hasil cek desil yang dilakukan secara mandiri.

"Udah pada cek data ekonomi kalian kah? Kalian di desil berapa? Aku mau flexing lah, karena aku masuk desil 10 alias SANGAT KAYA. Entahlah.. Aminkan aja ya gaes ya.. amiiin.. Ada tetangga yg kerja serabutan tapi masuk desil 9. dtsen-form.bps.go.id," tulis warganet.

"Barusan gw ngecek, masa gue satu desil sama sembilan naga???" kata yang lain.

"Aneh banget emang pembagian desil ini, kayakya desil mesti sampe 20 deh, aku pun masa setara sama 9 naga, padahal ekonya pun nggak mendekati," tulis yang lain.

"Gua desil 10 super kaya. Ada yang pernah perbarui data kah?," kata yang lain.

Dalam akun resminya di X, Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan tentang hal tersbut melalui utas yang bertajuk "Salah-Benar Tentang Desil".

"Apakah benar gaji 3 juta rupiah masuk dalam desil 5? Desil tidak ditentukan berdasarkan besaran gaji seseorang dalam kategori sosial ekonomi tertentu. Namun pengelompokkan didasarkan oleh puluhan variabel terkait sosial ekonomi keluarga," tulis BPS.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Gandeng GoTo Salurkan Bansos Digital, Begini Mekanismenya


Most Popular
Features