TikTok-Disney Mendadak Gabung, Begini Dampaknya ke Pengguna

Redaksi,  CNBC Indonesia
06 August 2026 11:40
A logo of a smartphone app TikTok is seen on a user post on a smartphone screen Monday, Sept. 28, 2020, in Tokyo. (AP Photo/Kiichiro Sato)
Foto: AP/Kiichiro Sato

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa hiburan Walt Disney mengumumkan kerja sama strategis dengan raksasa media sosial TikTok. Adapun kemitraan ini akan melibatkan penggabungan konten pada kedua platform.

Lebih spesifik, para kreator konten di TikTok bisa menggunakan beragam karakter dan scene dari film-film dan serial TV Disney dalam bentuk video pendek. Kerja sama ini menandai strategi bisnis baru dalam dunia hiburan, di mana media sosial populer menggabungkan 'amunisi' dengan perusahaan media tradisional.

Dalam kesepakatan yang diteken kedua pihak, video-video yang telah dikurasi akan tersedia di TikTok dan layanan streaming Disney+. Video-video akan muncul di Disney+ dalam tab baru 'Verts' yang dirancang untuk menarik audiens muda yang cenderung mengakses video vertikal melalui HP.

Ini adalah pertama kalinya video TikTok akan ditampilkan di platform lain. Tak ada dampak yang akan dirasakan pengguna TikTok, kecuali kemungkinan akan makin banyak konten-konten berbau aset Disney. Sementara itu, bagi pengguna Disney+ dampaknya akan dirasakan melalui penambahan fitur baru pada aplikasi. 

TikTok akan menawarkan akses bagi para kreator ke berbagai aset dari ratusan film dan serial Disney dari berbagai merek termasuk Pixar, Marvel, Star Wars, dan FX, kata pihak perusahaan.

Program uji coba (pilot program) akan dimulai di AS dalam beberapa bulan mendatang dengan rencana untuk memperluasnya ke pasar lain. Ketentuan finansial dari kesepakatan tersebut tidak diungkapkan.

Disney+ dan layanan streaming lainnya mulai merangkul video vertikal, sebuah format yang berkembang pesat di AS. Peacock (milik Comcast) dan Paramount+ telah mulai menawarkan serial vertikal, sementara Netflix memiliki fitur Clips, yaitu video berdurasi pendek bergaya TikTok.

Selain menyediakan konten baru untuk Disney+, kesepakatan dengan TikTok ini dapat membantu perusahaan menarik lebih banyak penonton ke layanan streaming tersebut.

Menurut data TikTok, para pengguna platform ini membagikan rata-rata 6,5 juta postingan terkait film dan TV setiap harinya pada tahun lalu. Hampir separuh penonton dalam sebuah survei menyatakan bahwa mereka menonton film atau acara TV setelah menemukan konten terkait di TikTok.

"Para pendongeng terbaik adalah penggemar terlebih dahulu," ujar Asad Ayaz, Chief Marketing and Brand Officer Disney, dikutip dari Reuters, Kamis (6/8/2026).

"Kolaborasi ini menciptakan jembatan baru antara cerita yang kami kisahkan dan kreativitas yang menginspirasinya," ujarnya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Netflix-Disney-HBO Minggir Dulu, Mendadak Muncul Calon Raja Baru


Most Popular
Features