Waspada Akun WhatsApp Mendadak Diblokir, Pengguna Diminta Lakukan Ini

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
04 August 2026 13:35
Whatsapp Blur. (Tangkapan Layar)
Foto: Whatsapp Blur. (Tangkapan Layar)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah pengguna WhatsApp di berbagai negara, termasuk Indonesia, dilaporkan mengalami pemblokiran akun secara tiba-tiba. Fenomena ini disebut bukan lagi kasus satu atau dua orang, melainkan gelombang pemblokiran yang mulai terjadi sejak akhir Juni 2026.

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menyebut banyak pengguna menerima notifikasi seperti "Akun sedang ditinjau" atau "This account can't use WhatsApp" tanpa peringatan maupun penjelasan yang jelas.

Menurut Vaksincom, kasus ini menimpa akun pribadi maupun bisnis, baik pengguna iPhone maupun Android, termasuk mereka yang mengaku tidak pernah melakukan spam.

Alfons menilai penyebab pemblokiran bukan berasal dari kebijakan pemblokiran pemerintah maupun serangan peretas (hacker) secara massal.

Sementara itu, terkait dugaan celah keamanan pada ekstensi Adobe, menurut Alfons kemungkinan hanya memiliki dampak terbatas. Celah tersebut sudah ditambal pada Juni 2026 dan lebih berkaitan dengan penyadapan obrolan (chat), bukan pengambilalihan akun secara langsung.

Ia menduga penyebab utama berasal dari sistem anti-spam otomatis milik Meta yang salah mendeteksi aktivitas pengguna (false positive).

"Diduga dipicu transisi fitur username dan aktivitas perangkat (desktop, logout-login, ganti perangkat)," tulis Alfons dalam unggahannya di Instagram, Selasa (4/8/2026).

Meski demikian, Vaksincom mengingatkan bahwa sebagian kecil kasus memang terjadi karena akun berhasil dibajak dan kemudian digunakan untuk menyebarkan spam.

Langkah Saat Akun Diblokir

Vaksincom meminta pengguna tidak panik apabila akun WhatsApp milik mereka diblokir. Mereka menyarankan pengguna mengikuti jalur resmi yang tersedia di dalam aplikasi:

  1. Tekan tombol "Minta Tinjauan" yang muncul pada layar pemberitahuan.
  2. Tunggu proses peninjauan yang umumnya memakan waktu 12-24 jam.

Alfons juga mengingatkan pengguna agar:

  • Tidak menghapus aplikasi WhatsApp.
  • Tidak mendaftarkan ulang nomor telepon.
  • Menyiapkan metode komunikasi alternatif seperti SMS atau aplikasi pesan lain.

Ia menyebut mayoritas akun dapat pulih kembali setelah melalui proses peninjauan resmi tersebut.

Tiga Menit untuk Mengamankan Akun

Alfons meminta pengguna segera mengamankan akun WhatsApp untuk mengurangi risiko pembajakan maupun pemblokiran:

  • Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (PIN): Masuk melalui menu Pengaturan $\rightarrow$ Akun $\rightarrow$ Verifikasi dua langkah.
  • Cek Perangkat Tertaut: Periksa menu Perangkat Tertaut dan segera keluarkan (log out) perangkat yang tidak dikenal.
  • Jaga Kerahasiaan OTP: Jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas WhatsApp atau meminta akses jarak jauh ke ponsel Anda.
  • Cadangkan Data Secara Rutin: Aktifkan cadangan chat otomatis, nyalakan cadangan terenkripsi end-to-end, serta simpan nomor-nomor penting di luar WhatsApp melalui fitur ekspor kontak.

Dengan langkah-langkah tersebut, data dan kontak penting tetap dapat dipulihkan apabila akun mengalami masalah.

Bagi pengguna yang berhasil memulihkan akunnya, Vaksincom menyebut ada masa rawan selama 2-4 minggu. Pada periode ini, pengguna sebaiknya:

  • Menghindari pengiriman pesan siaran (broadcast) atau pesan massal.
  • Menunda penggunaan WhatsApp Web atau versi desktop baru.
  • Menunda klaim username.
  • Tidak terlalu sering berganti perangkat.
  • Tidak menggunakan aplikasi WhatsApp modifikasi (seperti GB WhatsApp).

Tanggapan Meta

Dikabarkan sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mendapati akun mereka tiba-tiba tidak bisa diakses dan masuk dalam status "sedang ditinjau" pada Senin (3/8/2026). Platform pesan instan milik Meta itu mengonfirmasi adanya masalah dan menyatakan sedang berupaya memulihkan akses secepat mungkin, sebagaimana dilaporkan TechCrunch.

Keluhan mulai bermunculan di media sosial X dan Threads. Pengguna WhatsApp mengungkapkan bahwa akun mereka terkunci secara tiba-tiba saat sedang digunakan untuk aktivitas biasa, termasuk urusan pekerjaan.

Sebagai salah satu layanan chat terbesar di dunia dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan, gangguan sekecil apa pun berpotensi memengaruhi banyak orang. Salah satu pengguna menulis di media sosial bahwa akunnya terkunci padahal hanya berkirim pesan rutin, yang langsung mengganggu aktivitas pekerjaannya.

Juru bicara Meta menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mencegah penyalahgunaan layanan demi keamanan pengguna. Namun, terkadang memang terjadi kesalahan dalam penilaian sistem.

"Jika hal itu terjadi, kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar orang bisa kembali berkomunikasi. Kami telah mengambil langkah untuk memulihkan akun yang terdampak," ujarnya.

Hingga saat ini, pihak WhatsApp belum merinci wilayah mana saja yang terdampak maupun penyebab pasti dari lonjakan peninjauan akun secara mendadak tersebut.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ramai Modus Penipuan Pakai Gmail, Google Kasih Peringatan Ini


Most Popular
Features