Netfix-Disney-HBO Minggir Dulu, Mendadak Muncul Calon Raja Baru

Redaksi,  CNBC Indonesia
28 July 2026 17:40
Ilustrasi menonton tv (Cottonbro via Pexels)
Foto: Ilustrasi menonton tv (Cottonbro via Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Layanan streaming populer seperti Netflix, HBO Max, Disney+, dan Amazon Prime, tampaknya perlu bersiap menghadapi penantang baru. Apple yang selama ini lebih dikenal sebagai produsen perangkat elektronik konsumen (iPhone, iPad, Mac), berencana menggenjot bisnis layanan streaming-nya di masa mendatang.

John Ternus, yang baru ditunjuk sebagai CEO Apple, menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot bisnis hiburan raksasa teknologi asal Cupertino tersebut saat resmi memegang kendali pada September mendatang.

Langkah ini mempertegas manuver Apple yang sejak 2019 gencar merambah industri hiburan lewat layanan streaming Apple TV+. Sejauh ini, lini bisnis tersebut terbukti sukses mencetak berbagai prestasi, mulai dari film 'CODA' yang menyabet penghargaan Oscar Best Picture, film blockbuster 'F1', hingga serial pemenang Emmy Awards seperti 'The Studio' dan 'Ted Lasso'.

Demi memperkuat identitas merek, Apple bahkan telah menanggalkan tanda '+' dan resmi mengusung nama Apple TV sejak tahun lalu.

"Saya pikir saat ini kami memiliki momentum yang luar biasa di Apple TV. Ada begitu banyak acara, karakter, dan cerita yang luar biasa, jadi kami akan terus membangun momentum tersebut," kata Ternus kepada Reuters di sela-sela pemutaran perdana musim keempat 'Ted Lasso', dikutip Selasa (28/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, CEO Apple saat ini, Tim Cook, menyatakan bahwa dirinya turut membagikan pandangan strategis mengenai bisnis hiburan sebagai bagian dari proses transisi kepemimpinan.

"Peran kami [Appe] adalah menjadi yang terbaik. Itulah jalur kami. Kami tidak berfokus pada kuantitas [film dan serial TV] terbanyak seperti halnya perusahaan lain. Namun, fokus kami adalah menyajikan yang terbaik, dan saya merasa kami benar-benar telah menemukan ritme yang tepat," kata Cook.

Lebih lanjut, Cook mengungkapkan membuka peluang kemitraan baru di industri hiburan selama perusahaan dapat memberikan nilai tambah dan inovasi yang unik. Salah satu contoh nyata adalah kolaborasi Apple dengan ajang balap Formula 1.

Untuk menggarap film 'F1' yang dibintangi Brad Pitt, Apple sampai merancang kamera khusus guna memberikan sensasi berada di dalam kokpit mobil balap bagi para penonton. Tak hanya itu, hak siar balapan F1 kini dipegang secara eksklusif oleh Apple TV di Amerika Serikat (AS), lengkap dengan integrasi fitur leaderboard dan pembaruan informasi di Apple News.

"Kami akan mengambil langkah di area di mana kami bisa menghadirkan sesuatu yang unik dan berinovasi dengan cara yang tidak bisa dilakukan pihak lain. Kami sangat puas dengan capaian F1 dan jumlah pemirsa yang didapat. Jadi, peluang untuk hal-hal serupa sangat terbuka di masa depan," tambah Cook.

Sebelumnya, Senior Executive Apple Eddy Cue juga menegaskan bahwa arah strategis perusahaan adalah menyajikan tayangan TV dan film yang "lebih baik dan lebih banyak", baik untuk layanan streaming maupun penayangan di bioskop.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Netflix dan Disney Minggir, Pemain Lama Tiba-Tiba Jadi Raja Baru TV


Most Popular
Features