Peneliti Dinas Kehutanan Diculik dan Disekap, Begini Kronologinya

Redaksi,  CNBC Indonesia
27 July 2026 18:20
Ilustrasi Penculikan. (Tut.by via AP/File Foto)
Foto: Ilustrasi Penculikan. (AP/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi pengamatan habitat katak di Hutan Nasional Shasta-Trinity, California Utara, mendadak berubah menjadi krisis penyanderaan mencekam. Pasangan ayah dan anak ditangkap usai diduga menyandera dua ahli biologi pemerintah federal di bawah ancaman senjata api.

Mengutip laporan NBC, dua pelaku yang teridentifikasi bernama Joseph Charles Henrichsen dan putranya yang telah dewasa, Phoenix Henrichsen, kini resmi didakwa atas tuduhan penculikan terhadap dua peneliti dari Dinas Kehutanan AS (US Forest Service).

Insiden tersebut bermula pada Kamis pagi (16/7). Berbekal senapan semi-otomatis, kedua pelaku menyergap dan mengikat tangan para peneliti menggunakan zip-tie (kabel ties), sebelum mengurung mereka di dalam sebuah camper-trailer di area terpencil.

Aksi nekat Joseph Henrichsen berlanjut saat ia mengambil alih mobil dinas korban dan menghubungi pihak berwenang menggunakan ponsel milik salah satu peneliti yang disandera.

"Saya telah menyandera dua ahli biologi federal dari Dinas Kehutanan. Saya sedang mengendarai kendaraan petugas sekarang," bunyi pesan Joseph Henrichsen dalam berkas affidavit pengadilan, dikutip dari Futurism, Senin (27/7/2026).

Dalam aksinya, Joseph sempat membawa salah satu peneliti wanita ke dalam truk dinas sambil melontarkan ancaman. Ia menegaskan bahwa tangannya sudah memegang peluru tajam yang siap ditembakkan dan menuntut untuk bicara langsung dengan agen federal.

Beruntung, drama penyanderaan yang menegangkan ini berakhir tanpa pertumpahan darah. Setelah melalui proses negosiasi yang alot dengan tim negosiasi aparat, kedua pelaku akhirnya membebaskan para sandera dan menyerahkan diri pada Jumat dini hari pukul 01.00 waktu setempat.

Murni Kriminal atau Terorisme Domestik?

Hingga sepekan pasca-insiden, motif utama di balik aksi penyanderaan ini masih menjadi tanda tanya besar. Pihak Kejaksaan AS yang menangani kasus ini memilih enggan berspekulasi dan menyatakan belum bisa memberikan keterangan di luar berkas dakwaan resmi pengadilan.

Kendati demikian, pengamat menilai insiden ini mengarah pada jejak kelompok ekstremis anti-pemerintah yang marak tumbuh di wilayah tersebut.

Meski California secara umum dikenal sebagai basis pemilih liberal, kawasan pedesaan terpencil di California Utara justru memiliki rekam jejak panjang terkait gerakan ekstremisme reaksioner.

Lokasi kejadian yang berdekatan dengan wilayah Shasta County dikenal sebagai basis pergerakan milisi bersenjata dan kelompok sayap kanan ekstrem. Kelompok-kelompok ini kerap secara terbuka melontarkan ancaman kekerasan terhadap pegawai serta institusi pemerintah federal.

Kasus penyanderaan peneliti biologi ini makin menambah rekam jejak kelam dinamika ekstremisme politik yang terus membayangi Negara Bagian Emas (Golden State) tersebut.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Antar Makanan Mendadak Dikepung Polisi, Disuruh Minggir Malah Bengong


Most Popular
Features