Sosok Misterius Raja Ecommerce China Jadi Sorotan, Jarang Orang Tahu
Jakarta, CNBC Indonesia - Sky Xu atau Xu Yangtian agak berbeda dengan kebanyakan pendiri perusahaan besar di dunia. Pendiri raja e-Commerce, Shein itu tak pernah tampil di muka publik bahkan tak memiliki jejak digital.
Dia mendirikan Shein pada 2012. Empat belas tahun berlalu sejak saat itu hingga hampir IPO senilai US$50 miliar juga tak membuatnya ingin keluar.
Mengutip Reuters, Xu lebih banyak mendelegasikan banyak hal pada orang lain. Termasuk memperkerjakan mantan bankir dan eksekutif media Donald Tang saat upaya IPO di New York, Amerika Serikat (AS).
Tang didapuk menjadi penasihat senior dan ketua eksekutif mengursi hubungan dengan politisi dan investor.
Reuters pun melaporkan Shein menolak permintaan beberapa kali untuk mewawancara Xu. Pertanyaan soal CEO dan pendiri perusahaan juga tak ditanggapi.
Shein yang berjanji untuk meningkatkan transparansinya juga tak mencantumkan Xu dalam situs resmsinya. Tidak ada informasi apapun soal siapa pemilik atau pemimpin perusahaan.
Salah satu informasi yang diketahui adalah Xu lahir di Zibo, Shandong, pada 1984. Beberapa laporan media China menyebutkan ibu Xu seorang pekerja pabrik garmen.
Seoranng sumber di industri yang mengenal Xu menyebut sosoknya sebagai seseorang yang sabar, rendah hati dan pragmatis. Dia juga memperhatikan detil dan terlibat dalam operasional harian Shein.
Terkait IPO, Xu dilaporkan ragu-ragu untuk mengambil keputusan. Karena dia percaya perusahaan harusnya tidak bergantung pada pendanaan eksternal untuk bersaing.
Sebenarnya Xu, tak sepenuhnya bersembunyi. Dia pernah muncul untuk menyampaikan pidato terkait investasi Shein dalam rantai pasok pada acara Konferensi Pembangunan Berkualitas di bulan Februari.
Sementara itu, sikap bersembunyi Xu dan tak banyaknya informasi soal dirinya menimbulkan kekhawatiran terkait IPO Shein dari politisi di AS dan Inggris.
Namun sumber kedua yang dekat dengan Xu mendukung strategi itu. Karena ini bisa meminimalkan risiko tindakan keras dari pemerintah China.
Tindakan keras situ sebelumya telah menimpa Jack Ma, pendiri Alibaba dana menggagalkan IPO Ant Group senilai US$37 miliar.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]