China Keluarkan Peringatan Bahaya, Blokir Total Produk Buatan AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Alibaba dilaporkan melarang seluruh karyawannya menggunakan Claude Code, alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Anthropic, mulai 10 Juli. Kebijakan tersebut muncul di tengah upaya perusahaan AI asal Amerika Serikat itu memperketat akses pengguna dari China terhadap model AI buatannya.
Sejumlah laporan menyebut Alibaba mengklasifikasikan Claude Code sebagai perangkat lunak berisiko tinggi. Sebagai gantinya, perusahaan mengimbau seluruh karyawan untuk menggunakan Qoder, alat pemrograman AI yang dikembangkan Alibaba.
Sebelumnya, Anthropic memang telah melarang perusahaan-perusahaan asal China, termasuk entitas asing yang dimiliki perusahaan China, menggunakan model AI miliknya. Perusahaan juga dilaporkan terus menutup berbagai celah yang memungkinkan pengguna di China tetap mengakses layanan Claude.
Berdasarkan unggahan terbaru di Reddit, salah satu upaya tersebut dilakukan melalui versi Claude Code yang diam-diam dapat mengidentifikasi pengguna asal China.
Menanggapi hal itu, Thariq Shihipar dari Anthropic menjelaskan bahwa mekanisme tersebut merupakan bagian dari uji coba yang telah dijalankan sejak Maret lalu.
"Itu adalah eksperimen yang kami luncurkan pada Maret yang bertujuan mencegah penyalahgunaan akun oleh reseller yang tidak berwenang dan melindungi dari distillation," kata Shihipar dalam unggahan di X, dikutip dari TechCrunch, Jumat (10/7/2026).
Distillation merupakan praktik melatih model AI menggunakan keluaran (output) dari model AI lain.
Shihipar menambahkan Anthropic kini telah menerapkan langkah mitigasi yang lebih kuat sehingga mekanisme tersebut sebenarnya memang sudah direncanakan untuk dihapus.
"Tim telah menerapkan mitigasi yang lebih kuat sejak saat itu dan sebenarnya kami memang sudah berniat menghapusnya sejak lama," ujarnya.
Di sisi lain, Alibaba mengambil langkah lebih tegas dengan melarang penggunaan Claude Code di lingkungan internal perusahaan mulai 10 Juli. Kebijakan tersebut sekaligus mendorong karyawan beralih menggunakan Qoder sebagai alat pemrograman AI utama milik perusahaan.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]