Bukti Manusia Mulai Digantikan, Ribuan Orang Sudah Jadi Korban

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
10 July 2026 07:05
Allianz. (REUTERS/Charles Platiau/File Photo)
Foto: Allianz. (REUTERS/Charles Platiau/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan orang kembali menjadi tumbal penggunaan AI. Kali ini menimpa pegawai di Allianz.

CEO Allianz Partner, Tomas Kunzmann mengonfirmasi kabar tersebut. Pemangkasan terjadi hingga 1.800 pekerjaan di divisi asuransi perjalanan perusahaan, dikutip dari Reuters, Kamis (9/7/2026).

Sebelumnya Reuters mengatakan PHK terjadi khususnya pada unit pusat panggilan. Alasannya karena AI menggantikan proses pekerjaan yang bersifat manual.

Reuters yang mengutip seorang sumber menyebutkan perkiraan jumlah PHK mencapai 1.500-1.800 pekerjaan di Allianz Partners selama 12 hingga 18 bulan ke depan.

Total jumlah pegawai di Allianz Partners mencapai 22.600 orang. Dari jumlah itu, sekitar 14 ribu orang menangani soal pertanyaan dan klaim pelanggan lewat telepon.

Allianz Partners pernah mengatakan pihak perusahaan terus meneliti soal perubahan teknologi yang akan berdampak pada smeua karyawan. Termasuk peranan yang bergantung pada proses manual.

AI memang berkali-kali jadi alasan banyak perusahaan yang akan memecat karyawannya. Salah satunya Microsoft yang dikabarkan akan merumahkan 4.800 orang atau 2,1% dari total pegawainya.

Unit bisnis yang terdampak termasuk Xbox. Sebanyak 1.600 karyawan atau seperlima dari seluruh karyawan Xbox bakal dipecat.

"Cara teknologi dibangun, dikerahkan, dan digunakan bertransformasi lebih cepat dibanding era mana pun," kata Amy Coleman, Chief People Officer Microsoft dalam pesan yang dikirim ke seluruh karyawan.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Cari Kerja Susah, Perusahaan Ogah Rekrut Karyawan Baru Lulus Kuliah


Most Popular
Features