Jadwal Gerhana Matahari Paling Panjang Makin Dekat, Siang Serasa Malam
Jakarta, CNBC Indonesia - Peristiwa tidak biasa bakal terjadi tahun depan. Gerhana Matahari Total terpanjang akan terjadi dan mengubah siang menjadi gelap dalam waktu yang cukup lama.
Fenomena itu terjadi pada 2 Agustus 2027. Durasi puncak atau saat Bulan menutupi sepenuhnya Matahari akan berlangsung selama 6 menit 23 detik, dikutip dari Times Of India, Kamis (2/7/2026).
Sejumlah ahli menjelaskan beberapa faktor yang membuat gerhana terjadi dalam waktu. Data Eclipsophile mencatat salah satunya karena jarak yang lebih dekat antara Bulan dan Bumi dan membuat Bulan menjadi lebih besar.
Jarak Matahari berada pada titik terjauhnya dan membuatnya tampak lebih kecil. Selain itu posisi sejajar objek nantinya jarang terjadi dan membuat durasinya menjadi lebih panjang.
Gerhana Matahari Total tahun depan akan melintasi sejumlah wilayah, dari Samudera Atlantik bergerak ke Eropa selatan, Afrika Utara dan sebagian Timur Tengah.
Beberapa negara yang akan bisa melihat dengan jelas adalah sebagian wilayah Spanyol, Gibraltar, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Yaman dan Somalia.
Saat posisi puncak nanti, cahaya siang akan lebih redup dan berubah seperti senja. Suhu juga lebih turun dan langit akan dihiasi sejumlah planet yang nampak lebih terang.
Gerhana Matahari Total bisa diamati tanpa pelindung mata dalam waktu singkat. Namun perlu diingat melihat Matahari secara langsung dalam tahapan fenoeman ini bisa membahayakan mata secara langsung.
Jadi Anda yang akan menyaksikan perlu menggunakan pelindung seperti kacamata khusus gerhana matahari yang bersertifikasi internasional. Kacamata hitam biasa tidak bisa memberikan perlindungan terbaik.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]