Harga Asli PlayStation Sudah Tembus Rp 27 Juta
Jakarta, CNBC Indonesia - Seiring mendekatinya masa peluncuran konsol generasi terbaru Sony PlayStation 6, bocoran tentang gadget tersebut makin ramai beredar. Berdasarkan laporan terbaru dari Insider Gaming, biaya produksi PS6 telah mengalami lonjakan yang cukup signifikan hanya dalam waktu beberapa bulan terakhir.
Informasi ini berasal dari Kepler_K2, seorang sumber yang telah terbukti akurat dalam membocorkan spesifikasi serta harga komponen perangkat keras sebelumnya.
Menurut data yang disampaikan, pada bulan Maret 2026 lalu, biaya untuk menyusun seluruh bahan baku dan komponen satu unit PS6 masih berada di angka US$760, atau setara dengan sekitar Rp13,7 juta. Namun, dalam rentang waktu hanya tiga bulan, angka tersebut melonjak tajam sebesar US$200. Kini, biaya produksinya sudah mencapai US$960, yang jika dikonversikan dengan nilai tukar saat ini berkisar di Rp17,2 juta.
Kenaikan ini diprediksi belum berhenti dalam waktu dekat. Para analis industri memperingatkan bahwa harga memori (RAM) dan penyimpanan berkecepatan tinggi (SSD) diproyeksikan akan terus melambung. Tingginya permintaan terhadap kedua komponen tersebut untuk mendukung perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI, yang membuat pasokan menjadi makin ketat.
Jika tren ini terus berlanjut, biaya bahan baku PS6 bisa saja menembus angka US$1.000 atau sekitar Rp17,9 juta, bahkan diperkirakan bisa mencapai US$1.400 hingga US$1.500 (sekitar Rp25-27 juta) menjelang waktu peluncurannya nanti.
Selama ini, Sony memiliki kebijakan untuk menjual konsolnya dengan harga yang sedikit lebih rendah dari biaya produksi, atau biasa disebut sistem subsidi, sebesar sekitar US$100 hingga US$200. Keuntungan baru akan didapatkan perusahaan dari penjualan gim dan layanan berlangganan pasca-pembelian. Namun, dengan biaya pembuatan yang sudah melonjak sedemikian rupa, kebijakan subsidi ini mungkin tidak lagi cukup untuk menekan harga jual agar tetap terjangkau.
Jika melihat perkiraan tersebut, harga jual PS6 di pasar internasional kemungkinan besar akan dibanderol di angka US$999 atau lebih tinggi. Ketika masuk ke pasar Indonesia, angka tersebut tentu akan bertambah lagi setelah ditambahkan bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta biaya distribusi resmi.
Secara kasar, konsumen di tanah air bisa menyiapkan anggaran antara Rp19,5 juta hingga Rp21,5 juta untuk mendapatkan satu unit PS6 versi standar. Bahkan, jika biaya produksi terus meningkat hingga saat peluncuran yang direncanakan sekitar tahun 2027, harganya bisa menembus angka Rp25 juta lebih.
Meskipun dibayangi harga yang cukup mahal, PS6 dikabarkan akan membawa sejumlah keunggulan. Salah satu fitur yang paling dinanti adalah dukungan kompatibilitas mundur, di mana konsol ini nantinya tetap bisa memainkan seluruh koleksi gim dari PlayStation 4 dan PlayStation 5.
Perlu diingat bahwa semua angka dan perkiraan ini masih bersifat sementara berdasarkan data yang beredar di industri. Harga resmi dan tanggal rilis pastinya baru akan diketahui secara pasti saat Sony mengumumkannya secara resmi kepada publik.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]