Internasional

Cucu Presiden Viral di Medsos, Isi Istana Negara Diumbar

Redaksi,  CNBC Indonesia
26 June 2026 17:40
Kai Trump di Gedung Putih. (YouTube/Kai Trump)
Foto: (YouTube/Kai Trump)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gedung Putih bukan sekadar kantor kenegaraan, melainkan kediaman resmi presiden Amerika Serikat yang selama ini hanya terbuka untuk kunjungan terbatas dan dijaga ketat kerahasiaannya. Namun, baru-baru ini pandangan publik berubah setelah Kai Madison Trump, cucu dari Presiden Donald Trump, membagikan rekaman video berisi tur di dalam istana kepresidenan tersebut hingga menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube dan akun TikTok miliknya, remaja berusia 19 tahun itu membawa penonton menyusuri lorong-lorong bersejarah serta ruangan-ruangan utama yang jarang terlihat secara detail oleh masyarakat.

Kai memperlihatkan suasana asli Ruang Hijau, Ruang Biru, dan Ruang Merah yaitu tiga ruang resepsi yang menjadi ikon Gedung Putih, dengan nama sesuai warna dominan interiornya.

Ia juga menampilkan lorong yang dipenuhi pigura foto dan lukisan bersejarah, bahkan sempat menunjukkan bagian luar Ruang Kerja Presiden atau Oval Office. Tak hanya itu, dalam unggahan lanjutan, ia juga memamerkan area pribadi seperti Kamar Tidur Lincoln, ruang senam, lapangan boling, hingga simulator golf khusus yang digunakan keluarganya.

Dalam video berjudul "Front row at the UFC White House Fight," Kai menyorot berbagai renovasi khas "Trump" di interior Gedung Putih. 

Salah satunya adalah pekarangan Gedung Putih yang rumputnya ditutup oleh Trump dengan beton. Tujuannya agar ia bisa menggelar acara di luar ruangan seperti yang kerap diadakan di kediamannya di Mar-a-Lago. Menurut Trump, rumput White House harus ditutup dibeton agar wanita bisa berjalan di pekarangan saat hujan.

"Pekarangan beton putih ini sangat panas. Ayo kita pindah dari sini, saya berkeringat," kata Kai dalam videonya.

Dekorasi emas juga disorot oleh Kai di Oval Office. Sepuh emas melapisi tembok, pintu, plafon, bingkai pintu, rak buku, lampu, hingga bingkai foto.

"Semuanya emas karena kakek saya benci emas, oleh karena itu dia memutuskan untuk menambahkan banyak sekali emas di Oval Office. Tentunya, saya hanya bercana. Ia sangat cinta emas. Hal favoritnya di planet ini, jika kalian belum sadar," kata Kai.

Bahkan, alas gelas dan kotak tempat spidol di meja kantor Presiden AS (yang dikenal sebagai meja Resolute) disepuh Trump dengan emas.

Video yang dikemas Kai dengan gaya santai dan akrab ini langsung meledak ditonton lebih dari 1,5 juta kali dalam waktu kurang dari 24 jam. Kai menyampaikan penjelasan sederhana seolah mengajak teman-temannya berkeliling, membuat suasana Gedung Putih terasa lebih dekat dan tidak kaku.

Namun, aksi membagikan rekaman ini juga memicu perdebatan. Di satu sisi, banyak warganet mengapresiasi kesempatan langka melihat sisi lain dari istana kepresidenan yang selama ini tertutup, serta menilai hal itu menjadikan citra keluarga presiden lebih manusiawi dan terbuka. Di sisi lain, muncul kekhawatiran soal protokol keamanan dan kerahasiaan tempat tersebut.

[Gambas:Youtube]

Sebagian pengamat menilai, meski tidak ada informasi rahasia negara yang dibocorkan, kebiasaan merekam dan mengunggah bagian dalam Gedung Putih bisa membuka celah bagi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, timbul pertanyaan mengapa hal ini diperbolehkan, mengingat sebelumnya pemerintahan Trump pernah bersikap ketat terhadap keamanan data di media sosial.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sekretariat Gedung Putih terkait kebijakan soal pembagian konten semacam ini.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Penasehat AI Donald Trump Mendadak Mundur, Ada Apa?


Most Popular
Features