Link, Syarat-Cara Daftar 2.843 Loker Padat Karya Pemprov DKI, Gaji UMP

linda hasibuan,  CNBC Indonesia
20 June 2026 11:30
Petugas dari DInas Bina Marga DKI Jakarta melakukan pemotongan kabel semrawut di Sepanjang jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Petugas dari DInas Bina Marga DKI Jakarta melakukan pemotongan kabel semrawut di Sepanjang jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang kerja bagi ribuan warga melalui program padat karya. Sebanyak 2.843 lowongan kerja disiapkan secara bertahap sebagai bantalan sosial untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik nepotisme maupun penggunaan orang dalam (ordal) sehingga masyarakat bisa turut mengawasi proses penerimaannya.

"Kalau ini karena semua sistemnya sangat terbuka, enggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali," ujar Pramono dalam keterangan di situs resmi, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Pramono pun telah menginstruksikan jajarannya agar mempercepat proses penerimaan tenaga kerja di sektor ini untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Nanti beberapa dinas saya sudah minta untuk segera dibuka. Dalam minggu-minggu depan ini harus sudah ada. Karena memang kebutuhan untuk membuat bantalan sosial lebih baik itu diperlukan," jelasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menyatakan program itu mencerminkan komitmen gubernur dalam membangun Jakarta dari bawah dan meringankan beban tekanan sosial melalui penyediaan lapangan kerja yang inklusif dan tepat sasaran.

"Melalui Program Padat Karya, kita tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan dan RW," ujar Chico

Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dan menjadi bagian dari bantalan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan sementara. Program padat karya tahap awal direncanakan berlangsung selama tiga bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan serta hasil evaluasi pemerintah daerah.

Pemprov DKI menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon peserta program padat karya, yaitu:

- Memiliki KTP DKI Jakarta

- Masuk dalam kelompok kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 5

- Memenuhi persyaratan administrasi sesuai jenis pekerjaan yang dilamar.

Pada tahap awal, kesempatan kerja tersedia untuk puluhan jenis pekerjaan yang tersebar di sejumlah dinas seperti Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Pendaftaran sudah dibuka mulai Rabu (17/6) untuk 37 jenis pekerjaan. Selanjutnya, kesempatan kerja untuk jenis pekerjaan lainnya akan dibuka secara bertahap menyesuaikan jadwal pelaksanaan pekerjaan dan kontrak penyedia jasa.

Para calon pendaftar dapat mengklik 'daftar' dan mengisi data yang diminta. Pemprov DKI meminta warga hanya mendaftar dari link resmi yakni www.jakarta.go.id/padat-karya.

Dalam situs tersebut, terdapat nama dinas, jenis pekerjaan, periode pekerjaan hingga batas pendaftaran.

Para peserta yang lolos seleksi akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni sekitar Rp5,7 juta per bulan, dengan syarat utama hanya memiliki KTP Jakarta.

Daftar Posisi Lowongan Padat Karya DKI Jakarta

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laman resmi Pemrov DKI, sejumlah posisi dibuka berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan suku dinas dengan masa kerja yang bervariasi.

Beberapa daftarnya:

  • Dinas Bina Marga- petugas lalu lintas (flagman)

Periode pekerjaan 41 hari. Tanggal mulai bekerja 1 Juli 2026 dan selesai 10 Agustus 2026 deadline pendaftaran 25 Juni.

  • Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta- Petugas Pembangunan JPO 1

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Dinas Sumber Daya Air- Petugas Keamanan

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Dinas Sumber Daya Air- Pekerja Lapangan

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat- Pekerja

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Barat- Administrasi

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Barat- Mandor

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Barat- Tukang Listrik

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Barat- Kenek

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Barat- Pengawas

Pekerjaan dimulai pada 1 Juli 2026 dan berakhir pada 30 September 2026. Pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026.

  • Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Bina Marga- Jasa Tenaga Tukang Gali untuk Layanan Pengujian Sondir

Mulai pekerjaan 1 Oktober 2026, selesai pekerjaan 30 November 2026. Pendaftaran ditutup pada 1 Oktober 2026.

(dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: AI Pemudah Cara Melamar Kerja - Bantu Perusahaan Cari Kandidat


Most Popular
Features