Profesi Baru Kerja Tutup Pintu Taksi, Penghasilan Sampai Rp 400 Ribu
Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan orang yang malas tutup pintu taksi memunculkan profesi kerja baru. Waymo memperkerjakan orang untuk menutup pintu robotaxinya yang dibiarkan terbuka.
Salah satunya dilakukan oleh pekerja layanan DoorDash di Atlanta. Pekerja layanan jasa pesan antar dan paket platfomr itu akan menerima notifikasi jika berada di area taksi robot yang pintunya tidak tertutup.
Seorang pekerja yang mau menutup pintu taksi Waymo akan dibayar US$11,25 atau Rp 204 ribu.
Waymo juga bekerja sama dengan asisten jalan raya Honk untuk tugas serupa. Namun bayaran pekerjanya jauh lebih besar dibandingkan DoorDash, yakni mencapai US$24 atau Rp 429Â ribu.
Namun pekerjaannya ini nampaknya akan hanya bertahan sementara. Sebab Waymo menjelaskan tengah mengembangkan sistem penutupan pintu otomatis.
Jenis pekerjaan ini mengungkapkan keterbatasan pada layanan otonom. Perusahaan masih bergantung pada tenaga manusia.
Ketergantungan juga pernah diungkap layanan robotaxi dalam sidang senat Amerika Serikat yang dilakukan Februari lalu.
Kepala keselamatan Waymo, Mauricio Pena menjelaskan peranan pekerja manusia dalam perusahaan. Yakni untuk memberikan panduan saat kendaraan mengalami masalah yang tidak bisa diselesaikan mandiri.
"Mereka memberikan panduan. Mereka tidak mengemudikan kendaraan dari jarak jauh. Waymo selalu memegang kendali atas tugas mengemudi dinamis," ujarnya di hadapan Komite Senat AS, dikutip dari Straits Times.
Sebagai informasi, Waymo telah beroperasi di banyak kota besar di AS. Mulai dari Phoenix, San Fransisco, Los Angeles, dan Austin.
Rencananya penggunaan robotaxi Waymo akan terus meluas hingga Boston, Dallas, Washington DC hingga London.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]