Bahas Upaya Membangun Ruang Digital Aman dan Ketahanan Siber
Jakarta, CNBC Indonesia - Transformasi digital di Indonesia menunjukkan kemajuan yang pesat seiring dengan masifnya perkembangan teknologi, terutama selama beberapa tahun terakhir. Transformasi ini menempatkan konektivitas sebagai tulang punggung utama dalam mendukung aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga interaksi sosial masyarakat.
Dampak kemajuan transformasi digital tersebut bisa dilihat dari terjadinya perluasan jaringan, adopsi layanan berbasis cloud, hingga integrasi sistem digital di berbagai sektor strategis. Hasilnya, perluasan ini mampu mendorong efisiensi operasional, mempercepat inovasi, serta memperkuat kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan nasional.
Dalam konteks ini, ruang digital tidak lagi sekadar medium pendukung, melainkan telah berevolusi menjadi infrastruktur krusial yang menentukan daya saing bangsa di era global. Namun, di balik pesatnya transformasi digital juga membawa konsekuensi keamanan dengan meningkatnya ancaman siber.
Ketergantungan yang tinggi terhadap sistem digital akan membuka celah terhadap berbagai risiko, mulai dari kebocoran data, serangan terhadap infrastruktur kritikal, hingga disinformasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Ancaman ini tidak hanya berdampak pada institusi atau pelaku industri, tetapi juga berimplikasi luas terhadap stabilitas ekonomi dan tingkat kepercayaan publik terhadap ekosistem digital.
Untuk itu dibutuhkan ketahanan ruang digital yang mumpuni sebagai agenda strategis nasional yang tidak dapat ditunda. Selain itu, perlu ada sinergi antara penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan untuk membangun sistem pertahanan yang bersifat prediktif dan responsif.
Untuk membahas lebih dalam terkait tantangan keamanan siber di tengah transformasi digital, CNBC Indonesia menghadirkan Tech & Telco Forum dengan tema "Building a Safer Digital Nation: From Connectivity to Cyber Resilience". Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 6 Mei 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta.
Forum ini diharapkan dapat mendorong pertukaran wawasan, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan langkah konkret dalam memastikan bahwa pertumbuhan konektivitas digital Indonesia berjalan seiring dengan terbangunnya ketahanan siber yang kokoh, demi mendukung terciptanya ekosistem digital nasional yang aman, terpercaya, dan berdaya saing global.
Acara ini didukung oleh DataOn, Sangfor Technologies Indonesia, AMD, Uptime Institute, Ingram Micro Indonesia & HPE Indonesia, dan PT Telkom Indonesia ( Persero) Tbk.
Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.
Â
(rah/rah) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]