Netizen Sorot Gerbong Wanita Sepi Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Jakarta, CNBC Indonesia - Tabrakan antara KRL Commuter Line Kampung bandan-Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekas Timur yang terjadi pada Senin malam (27/4/2026) meninggalkan luka mendalam. Masyarakat turut merasakan kesedihan tragedi yang terjadi.
Tak hanya itu, gerbong wanita di sejumlah transportasi umum dilaporkan sepi. Gerbong khusus wanita disiapkan berada di bagian depan dan belakang transportasi, termasuk KRL.
Naas, gerbong wanita KRL dihantam Argo Bromo dalam kejadian Senin malam lalu. Ini juga membuat semua korban meninggal berjenis kelamin perempuan. Dalam kejadian tersebut 16 orang meninggal dunia dan 84 orang dilaporkan luka.
Pasca kejadian tersebut, gerbong khusus wanita di KRL dilaporkan sepi. Banyak warganet pengguna media sosial X melaporkan hal ini.
Fenomena ini tidak biasa, mengingat gerbong wanita sering terlihat ramai apalagi saat jam-jam sibuk.
Laporan tersebut masih berdatangan hingga Rabu siang ini (29/4/2026). Dalam beberapa foto yang muncul di lini masa terlihat beberapa orang yang menempati kursi-kursi di gerbong perempuan tersebut.
Pengguna X juga menuliskan gerbong wanita yang dinaikinya lebih sepi dari biasanya. Sejumlah orang juga memilih bergeser ke gerbong umum yang berada di sebelahnya.
Gerbong umum yang berada di sebelah gerbong wanita dilaporkan lebih ramai. Kebanyakan dari penumpang adalah wanita.
Sejumlah pengguna media sosial juga mengomentari alasan sepinya gerbong wanita. Mereka memaklumi masih ada trauma menaiki gerbong wanita setelah tabrakan tersebut.
Warganet mengatakan para pengguna KRL terlihat lebih gelisah dan tegang setelah kejadian tersebut. Sepinya gerbong wanita dilaporkan bukan hanya terjadi pada jurusan Bekasi, namun jurusan lain seperti Bogor-Jakarta Kota.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]