Mal Sepi Bak Kuburan, Raja HP Pilih Tutup Toko

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
16 April 2026 12:20
FILE - People try out iPhone products at an Apple Store in Beijing on Sept. 28, 2021. Apple's annual World Wide Developers Conference on Monday, June 10, 2024, is expected to herald the company's move into generative artificial intelligence, marking its late arrival to a technological frontier that's expected to be as revolutionary as the invention of the iPhone. (AP Photo/Andy Wong, File)
Foto: AP/Andy Wong

Jakarta, CNBC Indonesia - Belum lama ini, Apple mengumumkan menutup tiga jaringan toko ritel Apple Store. Penutupan dilakukan pada Juni 2026 di sejumlah pusat perbelanjaan yang dikenal sepi pengunjung,

Lokasi penutupan berada di Apple Trumbull di Connecticut, Apple North County di California, dan Apple Towson di Maryland.

"Di Apple, kami terus berupaya untuk memberikan layanan luar biasa dan pengalaman hebat bagi pelanggan kami. Seiring dengan investasi kami untuk memperluas dan meningkatkan toko ritel dan penawaran kami di seluruh dunia, kami tetap berhati-hati dalam mengevaluasi lokasi kami yang ada untuk memastikan bahwa kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan kami dengan cara terbaik," tertera dalam pernyataan resmi Apple, dikutip dari MacRumors, Rabu (15/4/2026).

"Menyusul kepergian beberapa pengecer dan kondisi yang memburuk di Trumbull Mall, Shops at North County, dan Towson Town Center, kami telah membuat keputusan sulit untuk menutup toko kami di lokasi-lokasi tersebut," Apple menambahkan.

Tim yang berada di Trumbull dan North County akan melanjutkan layanan di toko terdekat. Sementara untuk karyawan yang berada di Towson dapat melamar posisi yang tersedia di Apple.

Serikat pekerja The International Association of Machinists and Aerospace Workers Coalition of Organized Retail Employees (IAM CORE), di mana staf Apple Towson Town Center tergabung di dalamnya, telah buka suara soal penutupan toko milik Apple.

IAM mengatakan sangat marah dengan keputusan ini. Penutupan Apple Store disebut bentuk Apple meninggalkan pekerja dan komunitas yang bergantung pada toko dengan akses unit ke transportasi umum.

Serikat pekerja juga menambahkan soal perjanjian perundingan kolektif mencengah relokasi yang diklaim Apple dapat menimbulkan kekhawatiran. Termasuk soal upaya menghancurkan serikat pekerja.

"Klaim Apple bahwa perjanjian perundingan kolektif mencegah relokasi adalah salah dan menimbulkan kekhawatiran serius bahwa penutupan ini adalah upaya sinis untuk menghancurkan serikat pekerja. Kami sedang menjajaki semua opsi hukum dan akan bekerja sama dengan pejabat terpilih dan sekutu untuk meminta pertanggungjawaban Apple," tertera dalam pernyataan IAM.

"Kami mendukung anggota Koalisi Karyawan Ritel Terorganisir IAM (IAM CORE) dan komunitas yang bergantung pada toko ini untuk akses dan dukungan penting," IAM melanjutkan.

(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Petakan Tantangan Industri Marketplace, BELI Siapkan Jurus Ini


Most Popular
Features