Pemasok Senjata AS Bawa Petaka Baru, Semua Diminta Waspada

Redaksi,  CNBC Indonesia
13 April 2026 17:05
Kolase Presiden AS, Donald Trump dan CEO of Anthropic, Dario Amodei. (Reuters dan AFP)
Foto: Kolase Presiden AS, Donald Trump dan CEO of Anthropic, Dario Amodei. (Reuters dan AFP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anthropic kembali membuat geger setelah berseteru dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Kali ini, model terbaru Mythos yang baru diumumkan Anthropic dinilai bisa membawa petaka besar.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Kepala Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell, memberikan peringatan terhadap para CEO bank di AS. Mereka mengatakan ada ancaman serangan siber baru yang ditimbulkan model AI terbaru buatan Anthropic tersebut.

Pekan lalu, Anthropic mengatakan mereka sedang dalam diskusi berkelanjutan dengan pejabat pemerintah AS tentang kemampuan siber ofensif dan defensif dari model tersebut. Anthropic memutuskan menunda perilisan Mythos secara luas, dengan alasan kekhawatiran bahwa model itu dapat mengungkap kerentanan keamanan siber yang sebelumnya tidak diketahui.

Sumber ketiga yang dekat dengan masalah ini mengulangi upaya Anthropic, dengan mengatakan perusahaan tersebut secara proaktif memberi pengarahan kepada pejabat senior pemerintah AS dan pemangku kepentingan industri utama tentang kemampuan Mythos sebelum peluncurannya.

Terbaru, para regulator keuangan di Inggris juga menggelar diskusi darurat dengan lembaga keamanan siber pemerintah dan bank-bank besar. Diskusi itu potensi risiko yang bisa muncul akibat keberadaan Mythos, dikutip dari Reuters, Senin (13/4/2026), berdasarkan laporan FT.

Pejabat Bank of England, Financial Conduct Authority, dan Departemen Keuangan sedang berdiskusi dengan Pusat Keamanan Siber Nasional untuk memeriksa potensi kerentanan dalam sistem IT kritis yang disoroti oleh model AI terbaru Anthropic, demikian menurut FT, mengutip dua orang yang diberi informasi tentang pembicaraan tersebut.

Anthropic tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Bank of England (BoE), FCA, dan NCSC menolak berkomentar. Kementerian Keuangan Inggris tidak segera dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Perwakilan dari bank-bank besar Inggris, perusahaan asuransi, dan bursa diperkirakan akan diberi pengarahan tentang risiko keamanan siber yang ditimbulkan oleh model Mythos, dalam pertemuan dengan regulator dalam dua minggu ke depan, kata surat kabar itu.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi detail laporan tersebut.

Sebelumnya, Anthropic membuat heboh lantaran menolak tool AI miliknya digunakan oleh pemerintah AS untuk menciptakan senjata otonom dan memata-matai warga AS. Anthropic sendiri merupakan 'pemasok senjata canggih' bagi militer AS dengan kontrak jumbo.

Penolakan Anthropic membuat Trump murka dan melarang penggunaan tool AI Anthropic di semua lembaga pemerintahan. Bahkan, Anthropic dimasukkan ke daftar hitam 'risiko rantai pasok', meski kemudian pengadilan menyebut penetapan itu tak sah.

Menurut laporan WSJ, tool AI Anthropic digunakan militer AS dalam perang melawan Iran pada 28 Februari 2026. Tool AI itu antara lain digunakan untuk simulasi perang, penargetan target, dan tool intelijen.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Simak! Ini Pentingnya Cyber Self-Assessment untuk Lindungi Bisnis


Most Popular
Features