Bill Gates Buka-bukaan Soal Epstein, Ungkap Identitas 2 Selingkuhannya

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
26 February 2026 10:25
Bill Gates. (AP Photo)
Foto: Bill Gates. (AP Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri Microsoft, Bill Gates, angkat bicara mengenai hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein dalam pertemuan internal bersama karyawan Gates Foundation.

Juru bicara yayasan menyebutkan pernyataan itu disampaikan dalam forum town hall, menyusul rilis email-email baru yang mengungkap terperinci relasi Gates dengan Epstein.

Dalam rekaman pertemuan tersebut, Gates menegaskan bahwa ia tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum selama berinteraksi dengan Epstein dan tidak pernah menginap bersamanya, meski keduanya diketahui bertemu di sejumlah negara, sebagaimana dilaporkan The Wall Street Journal.

Dalam pertemuan yang digelar Selasa (24/2) itu, Gates juga mengaku pernah berselingkuh dengan seorang pemain bridge asal Rusia dan seorang fisikawan nuklir Rusia. Gates dan Melinda French, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua bersama yayasan, resmi bercerai pada 2021.

Perwakilan yayasan mengatakan bahwa dalam forum tersebut, Gates menjawab berbagai pertanyaan staf terkait rilis berkas Epstein, kiprah yayasan dalam pengembangan kecerdasan buatan, hingga masa depan kesehatan global.

"Dalam town hall tersebut, Bill berbicara secara terbuka, menjawab beberapa pertanyaan secara rinci, dan bertanggung jawab atas tindakannya," ujar perwakilan tersebut, dikutip dari CNBC International, Kamis (26/2/2026).

Rilis jutaan halaman dokumen oleh Departemen Kehakiman AS pada Januari menyeret sejumlah politisi, akademisi, dan eksekutif bisnis. Sebagian di antaranya memilih mundur dari jabatannya.

Selama beberapa tahun terakhir, Gates berulang kali menyatakan bahwa keterlibatannya dengan Epstein merupakan sebuah kesalahan. Pekan lalu, pihak yayasan juga mengumumkan bahwa Gates batal menghadiri sebuah konferensi kecerdasan buatan di India.

Dalam dokumen terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman, terungkap email antara Gates dan Epstein yang membahas penggalangan dana filantropi, pencarian CEO Microsoft, hingga taruhan sebesar 1 dolar terkait kinerja mata uang euro. Email tersebut juga menunjukkan adanya pertemuan staf yayasan yang informasinya diteruskan kepada Epstein, yang sesekali memberikan saran tindak lanjut.

Beberapa minggu sebelumnya, yayasan menyatakan bahwa interaksi sejumlah kecil karyawan dengan Epstein dilakukan berdasarkan klaim bahwa ia dapat menggalang sumber daya filantropi signifikan untuk sektor kesehatan dan pembangunan global. Yayasan menegaskan tidak pernah membayar Epstein dan tidak pernah membentuk dana apa pun bersamanya.

"Kerugian yang ditimbulkan Epstein terhadap perempuan dan anak perempuan sangat mengerikan, dan tidak seorang pun seharusnya mengalami apa yang mereka alami," demikian pernyataan resmi yayasan.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Elon Musk Janji Mau Buang Uang Rp 23 Triliun, Ini Alasannya


Most Popular
Features