Tren Baru GenZ Tinggalkan Smartphone, Pindah Pakai Gadget Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Nama iPod tiba-tiba muncul lagi ke permukaan saat penjualan iPhone sempat mengalami penurunan signifikan beberapa waktu lalu. Perangkat penyetel musik berbentuk kotak kecil itu sempat terabaikan setelah iPhone dan layanan streaming muncul belasan tahun lalu.
iPod diperkenalkan pada 2001 dan dijanjikan dapat berisi 1000-an lagu sekaligus. Lebih dari 20 tahun setelah diluncurkan, perangkat itu kembali dibicarakan di internet.
Salah satunya adalah musisi Kat Burns yang menyalakan kembali iPod lamanya. Dia menelusuri daftar lagu iPod yang seperti halaman lama kehidupan sekolahnya.
"Dulu Anda akan membakar semua CD ke iTunes dan kemudian membuat daftar epik yang bisa dimasukkan ke iPod Anda, yang sangat menyenangkan," jelasnya dikutip dari The Star, Senin (23/2/2026).
Dia kemudian mengunggah sejarah iPodnya menjadi sebuah video pendek di Instagram, dengan pertanyaan "Apakah tahun 2026 adalah tahun saat kembali ke musik slow?"
Ternyata bukan hanya Burns yang kembali menelusuri iPod miliknya. The Star mencatat ada banyak unggahan atau pembicaraan soal iPod di media online baru-baru ini.
Tagar iPod di Instagram tercatat sekitar 1,8 juta unggahan. Video tutorial menghidupkan kembali dan meningkatkan pemutar iPod dapat ditemukan dengan mudah di YouTube.
Kembalinya iPod di 2026 ini nyatanya bukan hanya sekedar nostalgia semata. Penasihat produk teknologi musik, Emily White mengatakan perangkat Apple itu menawarkan yang tidak ada di tempat lain saat ini.
Yakni iPod tak menawarkan internet dan beragam fitur di dalamnya. Berbeda dengan banyak orang sekarang yang terhubung dengan internet serta algoritma pada tiap layanannya.
"Memang ada aspek nostalgia Y2K dalam kebangkitan iPod, namun juga dari orang-orang yang saya ajak bicara, rasanya seperti solusi praktis mengatasi perasaan kewalahan karena seluruh hidup Anda ada di internet," jelasnya.
"Tidak ada algoritma di iPod, tidak akan mendapatkan notifikasi. Bahkan tidak terhubung ke Wifi. Tidak ada iklan. Ini seperti obat penenang kehidupan yang bergantung pada dunia maya," dia menambahkan.
Selain itu kualitas perangkat khusus pemutar musik ini dipastikan jauh lebih baik dibandingkan perangkat lain seperti ponsel yang bisa memutar musik. Alasan ini yang ditemui oleh Michael Rosenberg seorang pemilik toko perawatan produk Apple iRepair di Danforth.
Dia menjelaskan komponen dalam perangkat dirancang khusus untuk memutar musik. Suara iPod masih terdengar sangat bagus saat didengar melalui headphone berkabel, ungkapnya.
"Baru-baru ini seorang gadis 14 tahun datang ke toko saya, dan ingin membeli iPod karena hanya ingin mendengarkan musik. Dia tidak ingin menerima pesan teks, tidak ingin menjawab panggilan, tidak ingin TikTok atau Instagram di dalamnya. Jadi saya menunjukkan cara kerjanya dan hal pertama yang diperhatikannya adalah suara," kata Rosenberg.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]