Bukti Keberadaan Raksasa Musuh Nabi Daud Ditemukan di Mesir

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
19 February 2026 04:45
Seniman visual dari Peru mengerjakan patung pasir yang menggambarkan Raja Saul, Daud, dan Sulaiman selama perayaan Pekan Suci di Arenales Cochiraya di pinggiran Oruro, Bolivia, 18 April 2025. (REUTERS/Claudia Morales)
Foto: Seniman visual dari Peru mengerjakan patung pasir yang menggambarkan Raja Saul, Daud, dan Sulaiman selama perayaan Pekan Suci di Arenales Cochiraya di pinggiran Oruro, Bolivia, 18 April 2025. (REUTERS/Claudia Morales)

Jakarta, CNBC Indonesia - Papirus Mesir berusia sekitar 3.300 tahun yang tersimpan di British Museum kembali menjadi sorotan setelah kelompok Associates for Biblical Research (ABR) menyebut dokumen tersebut sebagai bukti keberadaan figur raksasa dalam Alkitab.

Dokumen yang dikenal sebagai Papirus Anastasi I atau "Surat Satir" itu selama ini dianggap para sejarawan sebagai surat bernada ejekan antara dua juru tulis militer Mesir, yang menceritakan ekspedisi ke wilayah Kanaan.

Namun, ABR menilai isi surat tersebut bersifat faktual. Dalam terjemahan tahun 1911 oleh ahli Mesir kuno Alan Henderson Gardiner, papirus itu menyebut bangsa Shashu, yang diyakini sebagai suku nomaden Kanaan, memiliki tinggi sekitar empat hingga lima hasta .

Menurut analisis ABR, ukuran itu setara dengan tinggi sekitar 2 hingga 2,6 meter. Kelompok tersebut menilai temuan itu menarik, karena surat tersebut menekankan pentingnya akurasi dalam laporan militer.

ABR juga mengutip relief dari abad ke-13 SM yang menggambarkan dua mata-mata Shashu dipukuli oleh tentara Mesir dalam Pertempuran Kadesh antara Mesir dan Kekaisaran Het. Relief itu, menurut mereka, menunjukkan bahwa orang Mesir menggambarkan musuh dengan ukuran tubuh luar biasa, bukan hanya Firaun.

"Adalah satu hal jika ukiran Mesir menggambarkan para Firaun mereka dengan ukuran hampir supermanusia. Namun, hal yang berbeda jika mereka menggambarkan musuh mereka seperti itu," kata ABR, dikutip dari Jerusalem Post, Selasa (10/2/2026).

"Sekali lagi, orang Mesir tampaknya berhadapan dengan pasukan yang memiliki tinggi badan tidak biasa dalam ekspedisi mereka di dan sekitar Kanaan," imbuh mereka

Selain papirus, ABR menyebut pecahan tembikar Mesir kuno di Museum Berlin yang memuat tulisan "Iy Aneq", yang oleh sebagian peneliti dikaitkan dengan anakim dalam Kitab Bilangan.

Kelompok itu juga menunjuk sejumlah tokoh Alkitab, seperti Goliat atau Raja Jalut dalam kisah Nabi Daud, Og Raja Bashan, serta seorang raksasa lain dalam Kitab Samuel II, sebagai bukti tambahan referensi tentang keberadaan raksasa dalam teks kitab suci.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Nabi Musa Bisa Membelah Laut Merah, Begini Penjelasan Ilmiahnya


Most Popular
Features