Gaji Tinggi atau Rendah Terlihat dari Wajah, Ini Penjelasannya

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
12 February 2026 08:00
Perbedaan Wajah Orang Kaya dan Miskin
Foto: University of Stirling

Jakarta, CNBC Indonesia - Wajah seseorang ternyata bisa menampilkan tingkat gajinya. Sebuah penelitian melakukan analisa dengan AI untuk memprediksi keberhasilan seseorang.

Makalah berjudul AI Personality Extraction from Faces: Labor Market Implications melakukan analisa pada lebih dari 96 ribu lulusan MBA dengan menggunakan wajah dari akun LinkedIn. Kemudian, gambar-gambar tersebut diekstrak dalam lima kelompok kepribadian yakni terbuka, teliti, eksroversi, ramah dan neurotisme.

Para peneliti menjelaskan algoritma yang digunakan adalah memprediksi kepribadian berdasarkan laporan sendiri. Bukan berasal dari persepsi orang lain mengenai kepribadian berdasarkan penampilan visual.

"Ciri-ciri kepribadian disimpulkan dari fitur wajah memberikan kekuatan prediksi tambahan yang substansial untuk hasil pada pasar tenaga kerja," kata para penulis studi, dikutip dari The Register, Kamis (12/2/2026).

Mereka mengklaim hasil penerapan teknologi pembelajaran mesin untuk kepribadian berdasarkan gambar menghasilkan prediksi yang akurat. Termasuk terkait kompensasi, gaji, hingga transisi pekerjaan.

Teknologi ini dapat membantu pihak HRD menentukan kepribadian pelamar pekerja untuk memperkirakan kinerjanya di masa depan. Ternyata hal ini juga telah diterapkan di beberapa industri, salah satunya perbankan.

Namun tim peneliti juga menekankan tidak menganjurkan melakukan analisis tersebut. Karena, mengumpulkan identitas disertai foto wajah adalah kebijakan yang diskriminatif.

Asisten profesor keuangan di Universitas Indiana dan juga penulis studi, Marina Niessner mengatakan cara ini mungkin tidak terlalu valid. Tapi, dia menambahkan penting memiliki evaluasi akademis pada metodologi tersebut jika ada regulasinya di masa depan.

"Kami tidak berpikir ini cara yang valid untuk melakukannya atau perusahaan harus melakukannya. Namun penting memiliki evaluasi akademis pada metodologi ini jika memang ada diskusi regulasi soal hal tersebut," ucapnya.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Muncul Istilah Otrovert, Ahli Jelaskan Bukan Introvert-Ekstrovert


Most Popular
Features