15 Aplikasi Gerbang Masuk Maling M-Banking, Jutaan Warga RI Download

Redaksi,  CNBC Indonesia
04 February 2026 18:00
Infografis: Hapus 8 Aplikasi Berbahaya di Android Ini, Atau Datamu Dicuri
Foto: Infografis/Hapus 8 Aplikasi Berbahaya di Android Ini, Atau Datamu Dicuri/Arie Pratama

Jakarta, CNBC Indonesia - Para penjahat siber punya berbagai modus untuk mencuri uang korban. Modus yang paling sering digunakan adalah 'phishing' melalui email atau pesan singkat.

Psikologis korban dipermainkan untuk mengklik link berbahaya yang ternyata disisipi malware untuk mencuri data sensitif, termasuk informasi keuangan.

Selain menggunakan modus 'phishing', ada juga modus penipuan yang menyisipkan software berbahaya di aplikasi HP.

Beberapa saat lalu, laporan dari firma keamanan siber McAfee menunjukkan ada 15 aplikasi terindikasi berbahaya karena bisa mencuri data pribadi hingga membobol rekening korban.

Aplikasi tersebut gampang diakses karena berada di toko aplikasi resmi Google Play Store dan telah di-download jutaan orang.

Laporan dari MacAfee menyebutkan aplikasi tersebut sudah di-download sebanyak 8 juta kali. Salah satunya banyak berasal dari aplikasi pinjaman online (pinjol) palsu yang disebut sebagai Spy Loan.

Dari 15 aplikasi dilaporkan tiga aplikasi tersedia di Indonesia. Semua aplikasi total telah dipasang sebanyak 2 juta pengguna.

Menurut McAfee, seluruh aplikasi berbahaya itu menggunakan nama, logo dan desain seperti aplikasi keuangan resmi. Bahayanya, para penipu juga mempromosikan iklan palsu di media sosial.

Modusnya adalah aplikasi pinjol palsu akan mempromosikan bunga rendah dan syarat mudah untuk menarik calon korbannya. Saat mereka mengunduh aplikasi akan diminta mengisi data personal dan keuangan.

Dengan data pribadi itu akan menjadi alat penjahat siber meneror korban. Mereka meminta bayaran uang pinjaman dengan bunga super tinggi yang pada akhirnya membuat korban tidak bisa membayar. Penipuan ini menyasar korban dari tiga wilayah, yakni Amerika Selatan, Asia Selatan dan Afrika.

Berikut daftar 15 aplikasi berbahaya yang ditemukan, dikutip dari Toms Guide:

- Préstamo Seguro-Rápido, Seguro (1 juta download)

- Préstamo Rápido-Credit Easy (1 juta download)

- Get Baht Easily - Quick Loan (1 juta download)

- RupiahKilat-Dana cair (1 juta download)

- Borrow Happil - Loan (1 juta download)

- Happy Money (1 juta download)

- KreditKu - Uang Online (500.000 download)

- Dana Kilat - Pinjaman Kecil (500.000 download)

- Cash Loan-Vay tiền (500.000 download)

- RapidFinance (100.000 download)

- PrêtPourVous (100.000 download)

- Huayna Money - Préstamo Rápido (100.000 download)

- IPréstamos: Rápido Crédito (100.000 download)

- ConseguirSol-Dinero Rápido (100.000 download)

- ÉcoPrêt Prêt En Ligne (100.000 download)

Pantauan CNBC Indonesia, aplikasi-aplikasi penipuan tersebut memang sudah tidak tersedia di Google Play Store. Namun, jika Anda sudah sempat men-download aplikasi yang disebutkan di atas, sebaiknya segera hapus sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat!

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Maling M-Banking Kuras Rekening Menggila, PBB Turun Gunung


Most Popular
Features