Saingan Starlink Masuk Kapal PELNI, Ini Pemiliknya

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
28 January 2026 08:30
Ilustrasi kapal Pelni. (Dok. Pelni)
Foto: Ilustrasi kapal Pelni. (Dok. Pelni)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengadopsi teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO) OneWeb bernama BuanterOne untuk memperkuat Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) di seluruh armada kapal penumpang.

SisKomKap berbasis LEO menghadirkan konektivitas berbandwidth tinggi, layanan IP Phone (VoIP), Satellite Phone, serta lapisan keamanan siber yang lebih kuat.

PELNI juga menyiapkan fitur analisis On Time Performance (OTP) dan Automatic Identification System (AIS) receiver untuk memantau kondisi pelayaran secara real-time.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati menegaskan digitalisasi wajib diterapkan di seluruh proses bisnis, termasuk operasional harian di kapal.

"Proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur komunikasi di armada kami, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen PELNI dalam menerapkan Good Corporate Governance, serta meningkatkan keselamatan pelayaran," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (28/1/2026).

Anik menjelaskan teknologi satelit LEO memungkinkan koordinasi real-time antara kapal dan darat serta meningkatkan kenyamanan penumpang.

Adapun modernisasi sistem komunikasi tersebut dijalankan melalui kerja sama strategis dengan PT Dwi Tunggal Putra (DTP) untuk periode 36 bulan.

Dengan penguatan komunikasi berbasis satelit, PELNI menargetkan peningkatan keselamatan operasional, mutu layanan, serta konektivitas antardaerah guna mendukung efisiensi logistik maritim dan pertumbuhan ekonomi nasional.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Aplikasi Pengganti WhatsApp, Chat Tanpa Butuh Internet dan Nomor HP


Most Popular
Features