Kopi Medan Tembus Davos, Mitra Grab Yang Majukan Kopi Sumatra

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
27 January 2026 15:52
Kopi Medan Tembus Davos, UMKM Mitra Grab Yang Perkenalkan Kopi Sumatra
Foto: Kopi Medan Tembus Davos, UMKM Mitra Grab Yang Perkenalkan Kopi Sumatra

Jakarta, CNBC Indonesia - Grab Indonesia membawa mitra UMKMnya, Coffeenatics, ke perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss untuk memperkenalkan keunggulan kopi lokal. Harapannya, kopi asal Indonesia bisa semakin mendunia, terutama dengan peran digitalisasi ekonomi, sehingga mampu mendukung pengembangan bisnis pengusaha daerah.

Co-Founder dan Executive Director Coffeenatic, Harris Hartanto Tan mengatakan kehadiran perdananya di WEF 2026 Davos dapat membuka kesempatan bagi untuk memperkenalkan kopi Sumatra khususnya dari Tapanuli Selatan.

"Di sini jadi panggung dunia, kopi yang kami bawa dari Tapanuli Selatan dan kopi ini juga spesial, karena melalui kopi ini ada konservasi Orang Utan yang sisa 800 ekor," jelas Harris kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (27/1/2026).

Oleh karena itu, Coffeenatic bekerja sama dengan petani untuk meningkatkan kualitas bukan kuantitas. Dengan begitu, para petani tidak perlu membuka lahan baru dan mengurangi konflik antara petani dan Orang Utan.

Harris menjelaskan kopi Indonesia sudah sangat terkenal, namun Sumtra juga memiliki daerah tanam kopi lain yang berpotensi menjadi penghasil kopi terbaik juga.

"Kami bukan cuma bawa kopi, namun juga bawa metode minum, yaitu kopi tubruk. Jadi kami bawa kopinya dan juga metode meminumnya," jelas Harris.

Selain itu, Harris juga berharap bisa mendukung ekonomi Indonesia dengan Kopi Sumatra yang masih bisa terus dikembangkan. Menurutnya, Coffenatic bisa menjadi jembatan untuk bisa mengembangkan kopi di Sumatra secara khusus.

"Pengalaman ini sangat spesial, kopi juga sudah dikenal di seluruh dunia, kehadiran kami diambil untuk belajar pasar dan bisnis," tegas dia.

Dia berharap ke depan proyek yang dilakukan oleh Coffeenatic bisa mendapatkan banyak dukungan dan mengajak petani untuk meningkatkan lagi produk dan menjangkau pasar yang lebih besar lagi.

"Kita ikut memperbaiki image kopi Indonesia lebih baik lagi dengan kualitas dan konsistensi," pungkas Harris.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Orang Terkaya Dunia Berkumpul, Jadi Ajang Pamer Jet Pribadi


Most Popular
Features