Diboikot Xi Jinping, Manusia Rp 2.700 Triliun Bikin Perayaan di China
Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Nvidia Jensen Huang melakukan perjalanan ke China dalan rangka melakukan perayaan tahunan. Acara ini dilaksanakan saat perusahaan milik manusia dengan kekayaan Rp 2.700 triliun itu menghadapi masalah dengan pemerintah setempat.
Mengutip Reuters, seorang sumber mengatakan Huang akan menghadiri pesta perayanan tahunan dengan karyawan Nvidia di Shanghai. Kemudian dia akan melakukan perjalanan ke beberapa tempat lagi, yakni Beijing, Shenzhen, dan Taiwan.
Nvidia berada di tengah persaingan AS dan China. Chipnya sempat tak diperbolehkan masuk ke China dan mendapat larangan dari negara itu.
Kini, Nvidia tengah menghadapi persaingan ketat dari pesaing lokal dan pengawasan dari otoritas China. Perusahaan juga menunggu keputusan apakah Beijing mengizinkan penjualan chip H200 kepada pelanggan di negara itu.
Otoritas setempat telah memutuskan tidak mengizinkan H200 masuk ke China. Sejumlah sumber mengatakan pihak otoritas juga telah memberitahu keputusan itu kepada petugas bea cukai.
Reuters mengatakan tidak jelas apakah larangan ini bersifat formal atau sementara.
Hingga kini keputusan China juga belum jelas terkait nasib chip Nvidia. Misalnya apakah akan melarang chip secara langsung untuk mendukung produsen chip lokal, saat permintaan terhadap chip sangat tinggi di dalam negeri.
Sementara itu, Huang diketahui berkunjung sebanyak tiga kali ke China sepanjang tahun lalu. Termasuk bertemu dengan menteri perdagangan China pada Juli lalu.
(fab/fab)[Gambas:Video CNBC]