Penyebab Susu Formula Nestle Ditarik di 49 Negara, Apa Itu Ceurelide

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
14 January 2026 08:35
Krisis susu formula di Washington, DC, Amerika Serikat. (AFP via Getty Images/BRENDAN SMIALOWSKI)
Foto: Krisis susu formula di Washington, DC, Amerika Serikat. (AFP via Getty Images/BRENDAN SMIALOWSKI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nestle menarik produk susu formula perusahaan di 49 negara sejak Desember lalu. Penyebabnya karena adanya kandungan racun ceurelide dalam produk SMA, BEBA dan NAN.

"Keamanan pangan dan kesejahteraan semua bayi tetap jadi prioritas utama kami," kata Nestle dalam keterangan resminya, dikutip dari USA Today, Rabu (14/1/2026).

"Kami paham berita ini akan menyebabkan kekhawatiran, dan berkomitmen memberikan informasi dan dukungan yang jelas bagi orang tua dan pengasuh selama proses ini," perusahaan menambahkan.

Sejak pengumuman tersebut, Nestle telah melakukan pemeriksaan pada minyak asam arakidonat (ARA) serta campuran minyak lain yang terkait yang digunakan pada susu formula bayi. Pemasok alternatif untuk minyak juga telah disediakan oleh perusahaan.

Penarikan berada di hampir seluruh wilayah dunia, termasuk di Eropa seperti Austria, Belgia, Kroasia, Jerman dan Inggris. Begitu juga di Argentina, Brasil, Australia, China, Filipina, Bahrain, Arab Saudi, hingga Qatar,

Mengutip Food Standard Agency UK, ceurelide adalah racun yang diproduksi sejumlah strain bakteri Bacillus cereus. Racun ini sangat stabil pada panas, artinya kecil kemungkinan bisa dimatikan melalui proses seperti memasak, menggunakan air panas, atau proses membuat susu formula bayi.

Mengonsumsi sesuatu yang mengandung ceurelide dapat menyebabkan mual, muntah, dan kram perut.

Lembaga tersebut juga mengingatkan untuk menyetop penggunaan produk tersebut. Meskipun tidak menemukan gejala buruk pada bayi karena minum susu formula mengandung ceurelide.

Sebaiknya orang tua juga melakukan konsultasi dengan apoteker atau tenaga medis sebelum mengganti produk, jika susu formula lanjutan diresepkan kepada bayi.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bumi Makin Panas Mendidih Makan Korban, Bayi-Bayi Kena Petaka


Most Popular
Features