Heboh Sinkhole di Sumbar Keluarkan Air Berkhasiat, Begini Faktanya

Redaksi,  CNBC Indonesia
12 January 2026 10:35
Sinkhole atau lubang amblas muncul di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. (Dok. Universitas Gajah Mada)
Foto: Sinkhole atau lubang amblas muncul di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. (Dok. Universitas Gajah Mada)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kemunculan sinkhole di wilayah Sumatra Barat, tepatnya di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, menghebohkan masyarakat sekitar. Sinkhole yang disebut memiliki kedalaman 8 meter tersebut tampak menampung air yang terlihat biru dan jernih.

Hal ini memunculkan asumsi yang viral di internet bahwa air tersebut berkhasiat. Namun, hal ini dibantah oleh pemerintah.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy, memperingatkan masyarakat setempat agar tidak meminum air yang tertampung di sinkhole tersebut. Berdasarkan laporan yang ia terima, air tersebut mengandung bakteri yang cukup tinggi.

"Air ini nggak ada hubungannya dengan bisa menyembuhkan kesehatan. Tolong jangan sampai terjadi hal-hal sirik di sini. Air ini tidak boleh diminum, sudah dicek di lab dan bakterinya tinggi," kata Vasco dalam konten yang diunggah ke akun Instagram-nya saat meninjau langsung sinkhole di Nagari, dikutip Senin (12/1/2026).

Pakar geologi dari ESDM juga sudah melakukan kajian selama beberapa hari, tetapi disebutkan butuh peralatan tambahan untuk melakukan kajian yang lebih komprehensif.

Menurut hasil lab yang dilihat Vasco, air di sinkhole tersebut memiliki Total Dissolved Solids (TDS) atau Total Padatan Terlarut yang cukup bagus. Kandungan pH-nya 6,5 yang artinya di tengah-tengah batas aman dan tak aman konsumsi.

Namun, air tersebut mengandung bakteri E.Coli yang cukup tinggi, sehingga berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia.

Vasco mengingatkan bahwa fenomena sinkhole yang muncul di Sumbar ini sebenarnya merupakan 'rezeki' alam. Namun, jangan sampai ada fenomena sirik yang muncul di tengah masyarakat.

Pasalnya, menurut pantauannya, sudah muncul beberapa teori yang mengacu ke potensi sirik. Misalnya, asumsi bahwa air yang muncul di sinkhole merupakan zamzam, atau air tersebut bisa menyembuhkan penyakit, hingga sinkhole tersebut menembus ke Mekkah.

"Jadi menurut hasil kajian dari Badan Geologi ESDM dan Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi. Jadi kalau bisa jangan diminum. Kalau dari pH-nya masih standar, TDS-nya bagus, tetapi bakterinya tinggi," ia menuturkan.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ribuan Orang Terancam Gelandangan Gara-gara Sinkhole Menganga


Most Popular
Features