Warga Malaysia-Thailand Buru Gamis "Lepas Landas" di Tanah Abang

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
14 October 2026 11:50
Gamis model "Lepas Landas" lagi heboh juga di Pasar Tanah Abang. (CNBC Indonesia/Martyasari Rikzy)
Foto: (CNBC Indonesia/Martyasari Rikzy)

Jakarta, CNBC Indonesia - Meski Lebaran 2027 masih beberapa bulan lagi, pesanan gamis di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai bergerak. Tak hanya mengandalkan pembeli dalam negeri, pedagang juga kebanjiran pesanan dari pelanggan luar negeri yang berburu busana muslim untuk dijual kembali di negara masing-masing.

Salah satu pedagang yang mulai menyiapkan koleksi Lebaran tahun depan adalah Ratu Aisyah, pemilik usaha Ratu Aisyah di Blok B Pasar Tanah Abang. Ia mengungkapkan, pesanan gamis terbarunya yang diberi nama "Lepas Landas" sudah mencapai ribuan potong, dengan permintaan yang didominasi pelanggan dari Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Menurut Ratu, pemesanan dari luar negeri cenderung dilakukan jauh-jauh hari karena proses pengiriman membutuhkan waktu lebih panjang. Pelanggan yang membeli dalam jumlah besar umumnya menggunakan jalur laut agar biaya pengiriman lebih efisien.

"Kadang mereka itu beli per warna diambilnya 1.000 potong, ada enam, berarti 6.000 potong gitu. Kalau seandainya ada beberapa model diambil banyak, otomatis kali saja kayak gitu," ujar Ratu saat ditemui CNBC Indonesia di Pasar Tanah Abang, Selasa (13/10/2026).

Besarnya jumlah pesanan tersebut membuat persiapan stok perlu dilakukan lebih awal. Ratu mengatakan, pengiriman ke luar negeri bisa memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan, sehingga pelanggan tidak bisa menunggu hingga mendekati Lebaran untuk mulai memesan barang.

"Jadi mereka lewat laut, bayangkan lewat laut buat menembus negara-negara itu kan butuh waktu 2 bulan atau 3 bulan. Makanya mereka jauh-jauh hari sudah pesan, dan mereka pun belinya nggak sedikit-dikit, fantastis banget," katanya.

Ratu menyebut, pelanggan dari luar negeri masih menjadi pasar yang dominan untuk koleksi terbarunya. Sejak Agustus hingga Oktober 2026, pesanan dari Thailand, Filipina, dan Malaysia masih cukup ramai.

Pola pembelian tersebut berbeda dengan pelanggan di sejumlah wilayah Indonesia yang biasanya mulai memesan lebih dekat dengan Ramadan dan Lebaran.

"Biasanya saya perhatikan pengalaman kita sebelum-sebelumnya, kalau untuk area timur, biasanya 2 bulan atau 3 bulan sebelum puasa. Karena kalau area timur rata-rata pengiriman kan memakan satu bulan," jelas dia.

Meski demikian, Ratu mengakui penjualan di pasar domestik belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia menilai permintaan dari konsumen Indonesia masih berpotensi bertambah seiring semakin dekatnya hari raya dan tren busana Lebaran mulai ramai dibicarakan.

"Kalau untuk peningkatan omset, yang pesan itu masih banyak dari luar negeri ya," sebutnya.

Gamis model Gamis model "Lepas Landas" lagi heboh juga di Pasar Tanah Abang. (CNBC Indonesia/Martyasari Rikzy) Foto: (CNBC Indonesia/Martyasari Rikzy)

Gamis "Lepas Landas" Dibanderol Rp400 Ribu

Koleksi Lepas Landas menjadi salah satu model yang disiapkan Ratu untuk menyambut tren busana Lebaran 2027. Berbeda dari gamis satu set pada umumnya, model ini mengusung konsep inner dan outer yang bisa dikenakan bersamaan maupun secara terpisah.

Dengan desain tersebut, konsumen dapat menyesuaikan gaya busana untuk berbagai kesempatan. Inner bisa dikenakan sendiri untuk tampilan lebih sederhana, sedangkan outer dapat dipadukan dengan pakaian lain sesuai kebutuhan.

Ratu menyebut, gamis Lepas Landas menggunakan bahan berbeda untuk bagian dalam dan luar, dengan tambahan detail payet yang dikerjakan secara manual. Koleksi ini dipasarkan dengan harga Rp300.000 hingga Rp400.000 per potong.

"Kalau range harganya, karena kita memakai bahan yang lumayan cukup bagus ya. Range harganya itu Rp300.000 sampai Rp400.000 per satu set. Untuk harganya karena memang pemakaian bahan yang cukup banyak, terus ada payet-payetnya juga gitu," jelasnya.

Ratu berharap permintaan terhadap koleksi tersebut terus meningkat hingga Lebaran mendatang. Ia berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya ketika tren gamis yang ramai dibicarakan mampu menarik konsumen untuk datang langsung ke Tanah Abang.

(wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Warga Malaysia Paling Doyan Belanja Gamis di Tanah Abang karena Ini


Most Popular
Features