MARKET DATA

Brasil Meledak Usai Pemilu! Saham Cetak Rekor, Real Terbang

Elaine Tairio,  CNBC Indonesia
06 October 2026 11:25
Seseorang berjalan di belakang deretan kaus yang menampilkan gambar Presiden Brasil sekaligus kandidat yang mencalonkan diri kembali dari Partai Pekerja (PT), Luiz Inacio Lula da Silva, setelah pemungutan suara pemilihan umum Brasil berakhir di Rio d
Foto: Seseorang berjalan di belakang deretan kaus yang menampilkan gambar Presiden Brasil sekaligus kandidat yang mencalonkan diri kembali dari Partai Pekerja (PT), Luiz Inacio Lula da Silva, setelah pemungutan suara pemilihan umum Brasil berakhir di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Oktober 2026.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Brasil pesta pora menyambut hasil putaran pertama pemilu pada Senin (5/10/2026).

Bursa saham Brasil mencetak reli tajam setelah hasil putaran pertama pemilihan presiden mengejutkan pasar. Indeks Ibovespa melonjak 7,7% pada perdagangan Senin (5/10/2026), sekaligus menembus level tertinggi sepanjang masa.

Para pendukung Presiden Brasil sekaligus kandidat dari Partai Pekerja (PT), Luiz Inacio Lula da Silva, bereaksi saat menantikan hasil pemilihan umum di Rio de Janeiro, Brasil, pada 4 Oktober 2026. (REUTERS/Ricardo Moraes)Para pendukung Presiden Brasil sekaligus kandidat dari Partai Pekerja (PT), Luiz Inacio Lula da Silva, bereaksi saat menantikan hasil pemilihan umum di Rio de Janeiro, Brasil, pada 4 Oktober 2026. (REUTERS/Ricardo Moraes) Foto: Para pendukung Presiden Brasil sekaligus kandidat dari Partai Pekerja (PT), Luiz Inacio Lula da Silva, bereaksi saat menantikan hasil pemilihan umum di Rio de Janeiro, Brasil, pada 4 Oktober 2026. (REUTERS/Ricardo Moraes)

Ibovespa ditutup di level 206.911,89, mencatat kenaikan harian terbesar sejak 24 Maret 2020. Aktivitas perdagangan juga melonjak dengan nilai transaksi saham-saham anggota Ibovespa mencapai sekitar R$79 miliar, jauh di atas rata-rata harian dan menjadi salah satu nilai transaksi tertinggi dalam sejarah.

Sepanjang tahun ini (YTD), Ibovespa telah menguat sekitar 28,4%, dengan kenaikan terjadi di hampir seluruh sektor.

Euforia juga menjalar ke pasar valuta asing. Real Brasil menguat 4,1% terhadap dolar AS ke kisaran BRL 5 per dolar AS, sekaligus mencatat penguatan harian terbesar dalam sekitar empat tahun.

Reli aset Brasil dipicu hasil putaran pertama pemilu yang menunjukkan Flávio Bolsonaro meraih sekitar 47% suara, unggul tipis atas Presiden Luiz Inácio Lula da Silva yang memperoleh sekitar 45%.

Hasil tersebut mengejutkan pasar karena sejumlah survei menjelang pemilu sebelumnya masih memproyeksikan Lula unggul sekitar tiga poin persentase. Keduanya akan kembali bersaing dalam putaran kedua pada 25 Oktober 2026.

Optimisme investor semakin kuat setelah Partido Liberal (PL), partai yang menaungi Bolsonaro, mencatat penguatan posisi di Kongres. Jumlah kursinya di Senat meningkat dari 15 menjadi 28, sementara partai tersebut diproyeksikan menguasai 121 dari 513 kursi di majelis rendah.

Konstelasi politik tersebut dinilai dapat memperbesar ruang bagi penerapan agenda ekonomi apabila Bolsonaro memenangkan putaran kedua. Sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian investor antara lain pengendalian belanja pemerintah, privatisasi, dan pemangkasan pajak.

Ekspektasi terhadap pemerintahan yang lebih pro-pasar dan pengelolaan fiskal yang lebih disiplin kemudian mendorong minat investor terhadap aset Brasil.

Sektor keuangan menjadi salah satu penerima manfaat utama. Saham Bradesco melonjak lebih dari 13%, sementara sejumlah saham yang sensitif terhadap kondisi ekonomi domestik juga mencatat kenaikan tajam.

Prospek fiskal yang lebih baik juga dinilai dapat membuka ruang bagi berlanjutnya siklus penurunan suku bunga. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan beban debitur, memperbaiki kualitas pembayaran kredit, sekaligus mendorong pertumbuhan penyaluran pinjaman perbankan.

Head of Products and Allocation HCI Advisors Luise Coutinho menilai reli mencerminkan ekspektasi pasar terhadap perbaikan kondisi ekonomi Brasil.

Namun, keberlanjutan penguatan aset Brasil masih akan sangat bergantung pada dinamika menuju putaran kedua serta kebijakan yang nantinya benar-benar diterapkan.

Sentimen positif turut menjalar ke saham-saham perusahaan milik negara. Chief Economist sekaligus Co-Founder Forum Investimentos Bruno Perri menilai perusahaan negara berpotensi memperoleh manfaat dari ekspektasi terhadap pengelolaan yang lebih disiplin.

Meski demikian, reli yang sangat tajam dalam waktu singkat juga membuka peluang terjadinya aksi ambil untung menjelang putaran kedua pemilu. Investor kini akan mencermati perkembangan kampanye kedua kandidat sekaligus arah kebijakan ekonomi yang ditawarkan untuk menentukan apakah reli aset Brasil masih memiliki ruang untuk berlanjut.

(mae/mae)



Most Popular