Ini Pembeli Terbesar Minyak Amerika, RI Nomor Berapa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) adalah salah satu produsen terbesar minyak dunia. Produksi tersebut dijual ke berbagai penjuru dunia.
Produksi minyak mentah Amerika Serikat pada 2025 diperkirakan mencapai 13,86 juta barel per hari (bph). Dari jumlah tersebut, AS mengekspor sekitar 10,7 juta bph pada 2025, mencakup minyak mentah dan produk minyak bumi.
Belanda Terbesar, RI Nomor Berapa?
Posisi Belanda di puncak peringkat sebagian mencerminkan peran Rotterdam sebagai pintu gerbang menuju pasar minyak Eropa yang lebih luas.
Rotterdam merupakan pelabuhan terbesar di Eropa sekaligus pusat utama untuk minyak mentah, produk minyak bumi, penyimpanan, dan pengolahan. Minyak yang dibongkar di sana dapat diproses secara lokal atau dikirim lebih lanjut melalui jaringan pipa dan tongkang ke Jerman serta negara-negara lain di Eropa barat laut.
Dengan demikian, minyak yang tercatat diekspor ke Belanda tidak selalu dikonsumsi di negara tersebut.
Peralihan Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada minyak Rusia juga meningkatkan permintaan terhadap pemasok alternatif. Setelah Uni Eropa melarang sebagian besar impor minyak mentah Rusia melalui jalur laut pada akhir 2022, minyak mentah AS semakin penting sebagai sumber pengganti bagi kilang-kilang Eropa.
Sejak saat itu, Belanda tetap menjadi salah satu tujuan terbesar ekspor minyak mentah AS.
Ekspor minyak sebesar 1,09 juta barel per hari ke Meksiko mencerminkan hubungan energi yang berbeda.
Meksiko mengekspor sebagian besar minyak mentahnya yang lebih berat ke Amerika Serikat, sementara mengimpor minyak olahan dalam jumlah besar, termasuk bensin dan solar, dari kilang-kilang di Pantai Teluk AS.
Perdagangan dua arah ini mencerminkan perbedaan kapasitas dan konfigurasi kilang di kedua negara. Kilang AS mengolah minyak mentah Meksiko, sekaligus memasok bahan bakar yang tidak dapat diproduksi sistem pengolahan minyak domestik Meksiko dalam jumlah yang mencukupi.
Ekspor minyak AS tersebar ke jauh lebih banyak pasar.
Eropa dan Asia sama-sama menjadi tujuan utama. Korea Selatan, Jepang, China, dan India semuanya masuk dalam tujuh pembeli terbesar pada 2025, sementara Inggris dan Spanyol juga masuk dalam 10 besar.
Indonesia sendiri berada di urutan ke-18 dengan jumlah impor mencapai 156.000 bph.
Sebaran geografis tersebut mencerminkan semakin besarnya peran AS sebagai pemasok minyak mentah dan produk minyak olahan di pasar global.
Sebagian besar minyak mentah yang diproduksi dari ladang-ladang serpih (shale) AS relatif ringan dan memiliki kandungan sulfur rendah, sehingga menarik bagi kilang-kilang di luar negeri.
Pada saat yang sama, industri pengolahan minyak AS yang besar juga mengekspor minyak olahan dalam jumlah besar, termasuk bensin, solar, dan berbagai produk minyak bumi lainnya.