MARKET DATA

Eropa Kembali "Jajah" Amerika, Argentina Cs 4 Kali Dikubur Benua Biru

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
20 July 2026 12:15
Rodri mengangkat trofi Piala Dunia FIFA 2026 bersama rekan-rekan setimnya usai membawa Spanyol menjadi juara dunia setelah mengalahkan Argentina di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026). (REUTER
Foto: Rodri mengangkat trofi Piala Dunia FIFA 2026 bersama rekan-rekan setimnya usai membawa Spanyol menjadi juara dunia setelah mengalahkan Argentina di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026). (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Jakarta, CNBC Indonesia - Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

La Furia Roja benar-benar "mengayam-ayami" Argentina sepanjang pertandingan. Spanyol mencatatkan penguasaan bola hingga 68% serta melepaskan 20 tendangan, dengan 11 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Argentina berbanding terbalik. Lionel Messi dan kawan-kawan hanya mampu melepaskan tiga tendangan tanpa satu pun yang mengarah ke gawang Spanyol.

Meski mendominasi, Spanyol belum mampu mencetak gol sepanjang waktu normal.

Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah skor tetap 0-0 selama 90 menit. Sebelum akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-106. Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut sekaligus mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia keduanya.

Spanyol juga mencatatkan sejarah sebagai negara pertama yang memegang gelar Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan. Tim putri Spanyol sebelumnya menjadi juara dunia pada 2023.

Kemenangan tersebut turut menggenapkan daftar keberhasilan negara Eropa menaklukkan tim asal Benua Amerika di final Piala Dunia. Sepanjang sejarah turnamen, duel lintas benua itu sudah empat kali dimenangi wakil Eropa.

Berikut daftarnya:

1. Jerman Barat vs Argentina pada 1990

Kemenangan pertama Tim asal Eropa atas wakil Benua Amerika di final terjadi pada Piala Dunia 1990 di Italia. Saat itu, Jerman masih terbagi menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Barat yang tampil di Piala Dunia 1990 kemudian berhadapan dengan Argentina di Stadion Olimpico, Roma.

Pertandingan berjalan ketat dan belum menghasilkan gol hingga mendekati akhir waktu normal. Penentu kemenangan baru hadir pada menit ke-85 setelah Jerman Barat mendapatkan hadiah penalti.

Andreas Brehme yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Gol satu-satunya tersebut membawa Jerman Barat menang 1-0 sekaligus membalas kekalahan dari Argentina pada final Piala Dunia 1986.

Kemenangan itu menjadi gelar Piala Dunia ketiga bagi Jerman Barat setelah sebelumnya menjadi juara pada 1954 dan 1974.

2. Prancis vs Brasil pada 1998

Delapan tahun berselang, giliran Prancis yang menaklukkan tim asal Benua Amerika. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Les Bleus mengalahkan juara bertahan Brasil dengan skor telak 3-0.

Zinedine Zidane menjadi bintang dengan mencetak dua gol melalui sundulan pada babak pertama. Emmanuel Petit kemudian melengkapi kemenangan Prancis lewat gol pada masa tambahan waktu babak kedua. Prancis bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-68 setelah Marcel Desailly menerima kartu kuning kedua. Namun, Brasil gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Kemenangan tersebut mengantarkan Prancis meraih gelar Piala Dunia pertamanya. Les Bleus juga menjadi negara tuan rumah keenam yang berhasil menjuarai turnamen di kandang sendiri.

3. Jerman vs Argentina pada 2014

Jerman kembali mencatatkan kemenangan atas Argentina pada final Piala Dunia 2014 di Brasil. Pertandingan harus berlangsung hingga babak tambahan setelah kedua tim bermain tanpa gol selama 90 menit.

Mario Gotze menjadi pahlawan Jerman melalui golnya pada menit ke-113. Pemain yang masuk sebagai pengganti itu mengontrol umpan silang Andre Schurrle dengan dada sebelum melepaskan tendangan ke gawang Argentina.

Dalam perjalanan menuju final, Jerman juga menghancurkan Brasil yang berstatus sebagai tuan rumah. Die Mannschaft menang telak 7-1 atas Brasil pada babak semifinal di Belo Horizonte, salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah tim Samba.

Kemenangan di final kemudian menjadikan Jerman sebagai tim Eropa pertama yang berhasil menjuarai Piala Dunia ketika turnamen digelar di Benua Amerika.

4. Spanyol vs Argentina pada 2026

Spanyol menjadi negara Eropa terbaru yang mengalahkan wakil Benua Amerika di final.

Hasil tersebut sekaligus menghentikan upaya Argentina mempertahankan gelar yang mereka raih pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Spanyol pun kembali mengangkat trofi setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010.

Spanyol juga menjadi tim Eropa kedua setelah Jerman yang menjuarai Piala Dunia ketika turnamen berlangsung di Benua Amerika.

Meski sudah membukukan empat kemenangan, catatan tim Eropa masih tertinggal dalam duel melawan wakil Benua Amerika di final Piala Dunia.


Tim asal Benua Amerika tercatat delapan kali mengalahkan wakil Eropa di partai puncak, yakni pada 1958, 1962, 1970, 1978, 1986, 1994, 2002, dan 2022.

Namun, hanya satu kemenangan yang diraih ketika Piala Dunia digelar di Eropa. Momen tersebut terjadi pada 1958, saat Brasil mengalahkan tuan rumah Swedia dengan skor 5-2 di partai final.

Pelé yang ketika itu baru berusia 17 tahun mencetak dua gol untuk Brasil. Hingga kini, Brasil masih menjadi satu-satunya tim dari luar Eropa yang berhasil menjuarai Piala Dunia di Benua Eropa.

Dari total 12 pertemuan antara kedua benua di final, tim Benua Amerika masih unggul dengan delapan kemenangan berbanding empat milik Eropa. Seluruh wakil Benua Amerika yang pernah mencapai final berasal dari Amerika Selatan, yakni Brasil, Argentina, dan Uruguay.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular