MARKET DATA

Bukan Kedokteran! Ini Jurusan Kuliah dengan Gaji Paling Tinggi

Aisha Mayra,  CNBC Indonesia
14 July 2026 12:38
Ilustrasi Kampus. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi Kampus. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jurusan kuliah ternyata bisa berdampak besar terhadap pendapatan seseorang di masa depan.

Data Federal Reserve Bank of New York menunjukkan terdapat selisih gaji lebih dari US$80.000 atau sekitar Rp1,4 miliar(US$1= Rp 18.000) per tahun antara lulusan jurusan dengan bayaran tertinggi dan terendah saat memasuki pertengahan karier.

Studi tersebut membandingkan gaji median pekerja berusia 35-45 tahun dari 73 jurusan kuliah.

Hasilnya, Chemical Engineering (Teknik Kimia) menjadi jurusan dengan bayaran tertinggi.

Lulusan jurusan ini memperoleh gaji median US$135.000 per tahun. Posisi berikutnya ditempati Computer Engineering (Teknik Komputer) dengan US$131.000, disusul Aerospace Engineering (Teknik Dirgantara) sebesar US$130.000.

 

Dominasi jurusan teknik terlihat sangat kuat. Sebanyak 11 dari 15 jurusan dengan gaji tertinggi berasal dari kelompok STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), menunjukkan tingginya premi upah bagi tenaga kerja dengan keterampilan teknis.

Selain jurusan teknik, Ekonomi, Keuangan (Finance), dan Business Analytics juga masuk dalam daftar jurusan bergaji tinggi, dengan gaji median masing-masing US$115.000, US$112.000, dan US$109.000 per tahun.

Sebaliknya, sejumlah jurusan di bidang pendidikan berada di kelompok terbawah dengan gaji median hanya sekitar US$52.000-62.000 per tahun.

Menurut Federal Reserve, pilihan jurusan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi prospek pendapatan jangka panjang. Jurusan yang menawarkan keterampilan teknis cenderung dibayar lebih tinggi karena jumlah tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi masih terbatas.

Meski demikian, pendapatan tidak hanya ditentukan oleh jurusan kuliah. Industri tempat bekerja, lokasi, pengalaman kerja, magang, jaringan profesional, hingga sertifikasi juga berperan besar dalam menentukan besaran gaji.

Bagi mahasiswa yang melanjutkan ke jenjang pascasarjana, jurusan saat kuliah juga bukan satu-satunya penentu.

 

Gelar profesional di bidang hukum, kedokteran, bisnis, maupun keahlian teknis dapat mengubah prospek karier dan tingkat pendapatan secara signifikan.

Meski gaji menjadi salah satu pertimbangan penting, para peneliti mengingatkan bahwa memilih jurusan juga perlu mempertimbangkan minat pribadi, kepuasan kerja, keseimbangan hidup, dan fleksibilitas karier.

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular