MARKET DATA

Profil dan Bisnis Rachmat Gobel dari Dirut hingga Menteri

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia
10 July 2026 10:42
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel menyampaikan paparan saat di World Expo 2025 Osaka, Jepang, Rabu (16/4/2025). (CNBC Indonesia/Angga Yosua)
Foto: Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel menyampaikan paparan saat di World Expo 2025 Osaka, Jepang, Rabu (16/4/2025). (CNBC Indonesia/Angga Yosua)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia usaha dan perpolitikan Tanah Air kembali berduka.

Pengusaha nasional sekaligus politikus senior, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta. Tokoh yang lahir di Gorontalo pada 3 September 1962 ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 63 tahun.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan rekan sejawatnya. Jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, dan rencananya akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Gorontalo. Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan jejak panjang di sektor industri elektronik dan tata niaga Indonesia.

Jejak Karier di Dunia Usaha dan Pemerintahan

Rachmat Gobel merupakan anak kelima dan putra sulung pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel. Setelah sang ayah wafat pada 1984, estafet kepemimpinan bisnis keluarga beralih ke tangan Rachmat, yang kemudian membawa Gobel Group berkembang menjadi salah satu konglomerasi elektronik dan logistik terbesar di Indonesia.

Rachmat Gobel dikenal luas sebagai penerus bisnis keluarga Gobel Group, perusahaan patungan yang bermitra dengan raksasa elektronik Jepang, Panasonic. Setelah merampungkan pendidikan Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, pada 1987 dan menjalani pelatihan di Matsushita Electric Industrial Co., Ltd, ia kembali ke Tanah Air.

Pada 1989, ia mulai menduduki posisi strategis di perusahaan hingga memegang kendali penuh atas Panasonic Gobel Group. Dalam kepemimpinannya, ia aktif mendorong industri untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga lebih dari 40% pada berbagai lini produk andalannya.

Ia juga berkontribusi secara berkelanjutan di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia selama bertahun-tahun, mengoordinasikan bidang industri, teknologi, hingga infrastruktur.

Kiprah dan kemampuannya sebagai negosiator ekonomi antara Indonesia dan Jepang membuatnya dipercaya menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada periode 2017-2019.

Gobel juga pernah menduduki sejumlah pos penting di pemerintahan. Presiden Joko Widodo mempercayakan kursi Menteri Perdagangan kepada Rachmat Gobel dalam Kabinet Kerja periode 2014-2015.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya, ia beralih ke ranah legislatif. Karier politiknya terus berkembang saat ia melenggang ke Senayan melalui Partai NasDem dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 dan berlanjut sebagai anggota hingga meninggal.

Gobel diberi gelar "Ti Bulilango Hunggia" yang berarti "Pemberi Cahaya Negeri" oleh masyarakat Gorontalo atas kontribusi besarnya.

Gurita Bisnis dan Diversifikasi Merek Dagang

Selain identik dengan industri elektronik, lini bisnis Gobel Group di bawah kendali Rachmat Gobel juga sukses berekspansi dan menguasai berbagai pangsa pasar melalui beragam merek dagang terkemuka di Indonesia. Diversifikasi portofolio ini mencakup sektor manufaktur, logistik, infrastruktur, hingga ritel kuliner melalui skema usaha patungan dan pemegang lisensi master.

Berikut adalah rincian merek dagang dan entitas berskala besar yang beroperasi di bawah naungan ekosistem bisnis Gobel Group:


Lolos dari Krisis 1998, Gobel Group Justru Perkuat Aliansi dengan Panasonic

Krisis moneter 1998 menjadi mimpi buruk bagi dunia usaha Indonesia. Nilai tukar rupiah yang anjlok, suku bunga yang melambung, serta beban utang dalam dolar AS membuat banyak konglomerasi nasional tumbang atau kehilangan kejayaannya.

Namun, di tengah badai tersebut, Gobel Group menjadi salah satu sedikit perusahaan yang mampu bertahan. Di bawah kepemimpinan Rachmat Gobel, perusahaan melakukan efisiensi, memperkuat bisnis inti, serta menjaga kepercayaan mitra strategis asal Jepang, Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (kini Panasonic).

Keberhasilan melewati krisis itu membuahkan hasil besar. Pada 2000, PT Gobel International dan Matsushita sepakat memperpanjang kerja sama joint venture tanpa batas waktu. Kesepakatan ini menjadi simbol tingginya kepercayaan Panasonic terhadap Gobel Group, di saat banyak perusahaan Indonesia justru kehilangan dukungan investor asing.

Kemitraan tersebut kemudian menjadi fondasi ekspansi Gobel Group ke berbagai sektor, mulai dari elektronik, logistik, hingga energi. Bagi Rachmat Gobel, keberhasilan menghadapi krisis bukan hanya soal menyelamatkan perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang yang menjadi modal utama pertumbuhan bisnis.

Biografi Rachmat Gobel

Tempat Tanggal Lahir: Gorontalo, 3 September 1962


Riwayat Pendidikan

1974: Lulus SD Republika Mexico Pagi

1977: Lulus SMP Negeri 11 Jakarta

1981: Lulus SMA Negeri 3 Jakarta

1987: Sarjana Pemasaran dan Perdagangan, Chuo University, Jepang

Riwayat Organisasi

Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) (2002-2012)

Ketua Harian PB IPSI (2003-2007)

Ketua Harian PERSILAT (2004-2008)

Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) (2006-sekarang)

Ketua Umum PERSADA (2007-sekarang)

Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) (2007-2011)

Wakil Ketua Panitia Asian Beach Games 2008

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) (2009-2014)

Anggota Komite Inovasi Nasional (2010-2014)

Ketua Umum Federasi Asosiasi Industri Berbasis Telematika dan Elektronika (2010-sekarang)

Anggota Dewan PB FORKI (2010-2014)

Ketua DPN APINDO (2011-2014)

Ketua Harian Panitia SEA Games XXVI 2011 (INASOC)

Anggota Millennium Challenge Account Indonesia (2012-2014)

Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) (2012-2014)

Anggota Dewan Pembina HIMKI/Asmindo (2012-2015)

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia (2013-2014)

Ketua DPP Bidang Ekonomi Partai NasDem (2016-sekarang)

Anggota Dewan Pertimbangan Partai NasDem (2016-2018)

Anggota Dewan HIMKI (2016-sekarang)

Riwayat Pekerjaan

Direktur Utama PT Global International (1994-2014)

Komisaris PT Panasonic Manufacturing Indonesia (2002-2014)

Komisaris Utama PT Panasonic Gobel Indonesia (2004-2014)

Komisaris PT SMART Tbk (2004-2014)

Komisaris PT Indosat Tbk (2008-2014)

Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk (2012-2014)

Menteri Perdagangan RI (2014-2015)

Pemegang Saham dan Komisaris Panasonic-Gobel (2016-10 Juli 2026)

Duta Investasi Presiden RI (2017-2019)

Wakil Ketua DPR RI merangkap anggota (2019-Juli 2026)

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular