MARKET DATA

China vs Amerika: Siapa yang Punya Umat Islam Lebih Banyak?

Kanthi Malikhah,  CNBC Indonesia
08 June 2026 17:15
Negara Dengan Jumlah Penduduk Muslim Terbanyak di dunia
Foto: Infografis/ Negara Dengan Jumlah Penduduk Muslim Terbanyak di dunia/ Edward Ricardo Sianturi

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan China merupakan dua negara dengan pengaruh terbesar di dunia. Namun dibalik kekuatan ekonomi dan geopolitiknya, keduanya memiliki lanskap religius yang sangat berbeda.

Data NationMaster menunjukkan bahwa Amerika Serikat didominasi oleh agama Kristen, sementara China memiliki komposisi kepercayaan yang jauh lebih beragam.

Amerika Lebih Religius

Di Amerika Serikat, Kristen menjadi agama dominan dengan proporsi lebih dari separuh populasi. Komposisinya terdiri dari Protestan, Katolik Roma, Mormon, hingga denominasi Kristen lainnya.

Selain itu, tingkat keberagaman agama di AS juga tergolong sangat tinggi. Skor religious diversity Amerika mencapai 0,824, salah satu yang tertinggi di dunia. Artinya, kemungkinan dua orang Amerika memiliki latar agama berbeda sangat besar.

Meski negara ini secara konstitusi bersifat sekuler, pengaruh agama dalam kehidupan sosial dan politik masih sangat kuat. Diskusi di komunitas Reddit juga menunjukkan banyak warga menilai budaya Amerika tetap sangat dipengaruhi nilai-nilai Kristen.

China Lebih Sekuler dan Kompleks

Berbeda dengan AS, China tidak memiliki satu agama dominan tunggal. Data NationMaster mencatat agama utama di China meliputi Buddha, Taoisme, Islam, dan Kristen, dengan catatan negara tersebut secara resmi bersifat ateis.

Namun membaca religiusitas China tidak sesederhana melihat angka statistik biasa.

Banyak masyarakat China mempraktikkan campuran tradisi seperti Taoisme, Buddhisme, pemujaan leluhur, hingga kepercayaan rakyat secara bersamaan. Karena itu, survei agama di China sering menghasilkan angka berbeda-beda tergantung definisinya.

Sebagian diskusi publik bahkan menyebut China sebagai salah satu negara paling tidak religius di dunia karena tingginya populasi yang tidak mengidentifikasi diri dengan agama formal. Namun disisi lain, praktik spiritual dan budaya tradisional tetap sangat hidup di masyarakat.

Muslim di China Lebih Banyak dari Amerika

Salah satu data menarik datang dari populasi Muslim. Walaupun persentasenya kecil terhadap total populasi, jumlah Muslim di China mencapai sekitar 23,3 juta jiwa. Angka ini jauh lebih besar dibanding Amerika Serikat yang sekitar 2,6 juta jiwa.

Hal ini terjadi karena total populasi China yang sangat besar membuat kelompok minoritas tetap memiliki jumlah absolut yang signifikan.

Perbedaan struktur agama antara China dan Amerika juga mencerminkan perbedaan sejarah dan budaya keduanya.

Amerika tumbuh dengan akar religius yang kuat sejak era kolonial, sementara China lebih banyak dipengaruhi filosofi seperti Konfusianisme dan Taoisme dibanding institusi agama formal.

Akibatnya, religiusitas di Amerika lebih terlihat dalam identitas sosial dan politik, sedangkan di China lebih melebur ke budaya, tradisi, dan praktik keseharian.

 

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular