MARKET DATA

Bukan Pabrik atau Kilang Minyak, Ini Mesin Uang Terbesar Amerika

Aisha Mayra,  CNBC Indonesia
05 June 2026 17:40
Rangkaian bendera Amerika Serikat dipasang di Washington D.C., menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joe Biden dan Kamala Harris. (AP/Alex Brandon)
Foto: Rangkaian bendera Amerika Serikat dipasang di Washington D.C., menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joe Biden dan Kamala Harris. (AP/Alex Brandon)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi Amerika Serikat menghasilkan US$31,4 triliun atau sekitar Rp 565.514 triliun pada 2025, menjadikannya yang terbesar di dunia. Yang menarik,  penggerak utamanya bukan pabrik mobil, kilang minyak, atau perusahaan teknologi.

Sektor keuangan, properti, asuransi, rental, dan leasing menghasilkan US$6,8 triliun tahun lalu, setara 21,8% dari seluruh PDB AS. Nilainya bahkan lebih besar daripada gabungan output manufaktur dan konstruksi.

Artinya, lebih dari satu dari setiap lima dolar yang dihasilkan ekonomi Amerika berasal dari sektor yang berkaitan dengan modal, aset, dan properti.

Raksasa yang Sulit Dikejar

Tidak ada industri lain yang mendekati ukuran sektor keuangan dan properti.

Di posisi kedua terdapat professional and business services dengan kontribusi US$4,1 triliun atau 13,1% PDB. Kategori ini mencakup jasa konsultasi, hukum, akuntansi, teknik, hingga layanan administrasi yang menopang aktivitas bisnis sehari-hari.

Manufaktur berada di urutan ketiga dengan nilai tambah US$3 triliun atau 9,4% PDB.

Secara gabungan, tiga sektor terbesar tersebut menghasilkan lebih dari US$13 triliun, setara sekitar 44% ekonomi Amerika.

Amerika Semakin Menjadi Ekonomi Jasa

Pada 2025, kelompok industri jasa menyumbang sekitar 73% Produk Domestik Bruto (PDB) AS. Kontribusinya datang dari sektor keuangan, layanan bisnis, perdagangan, informasi, transportasi, hingga akomodasi dan makanan.

 

Sebaliknya, sektor yang selama ini identik dengan ekonomi tradisional memiliki porsi yang jauh lebih kecil. Pertanian, kehutanan, perikanan, dan perburuan hanya menyumbang US$260 miliar atau 0,8% PDB. Sementara pertambangan berkontribusi sekitar US$370 miliar atau 1,2%.

Manufaktur Masih Bertahan

Meski porsinya mengecil relatif terhadap jasa, manufaktur belum kehilangan perannya.

Pada 2025, sektor ini menghasilkan US$3 triliun dan tetap menjadi industri berbasis barang terbesar di Amerika.

Nilainya masih jauh melampaui pertanian maupun pertambangan, sekaligus menegaskan bahwa aktivitas produksi fisik tetap menjadi salah satu fondasi ekonomi terbesar dunia.

Konstruksi juga berkontribusi signifikan sebesar US$1,3 triliun. Sementara perdagangan grosir dan ritel secara gabungan menghasilkan hampir US$4 triliun.

Pemerintah Juga Mesin Ekonomi

Jika aktivitas pemerintah federal, negara bagian, dan pemerintah lokal digabungkan, kontribusinya mencapai sekitar US$3,5 triliun atau 11,1% PDB.

Nilai tersebut lebih besar dibanding sektor manufaktur.

Di luar itu, layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial menghasilkan US$2,8 triliun. Sementara sektor informasi yang mencakup perangkat lunak, telekomunikasi, media, dan platform digital menyumbang US$1,8 triliun.

Wajah Baru Ekonomi Amerika

Selama puluhan tahun, citra ekonomi Amerika identik dengan pabrik baja, jalur perakitan mobil, dan kawasan industri.

Data terbaru menunjukkan gambaran yang berbeda.

Mesin ekonomi terbesar Amerika hari ini bukanlah sektor yang memproduksi barang, melainkan sektor yang mengelola modal, menyediakan layanan bisnis, mengolah informasi, dan mendukung aktivitas ekonomi lainnya.

 

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular