MARKET DATA

Saat Dunia Cemas: Polandia Borong Emas, Rusia Malah Obral

Amalia Zahira,  CNBC Indonesia
22 April 2026 17:00
Infografis, 10 Negara Penguasa Cadangan Emas Dunia
Foto: Infografis/ Negara Penguasa Cadangan Emas Dunia/ Edward Ricardo Sianturi

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral global menunjukkan arah kebijakan yang semakin terfragmentasi sepanjang 2026.

Di satu sisi, sejumlah negara agresif menambah cadangan emas sebagai lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik. Namun di sisi lain, beberapa negara justru menjual emas untuk menjaga stabilitas fiskal dan mata uang domestik.

Data terbaru hingga akhir Februari dari World Gold Council menunjukkan Polandia menjadi pembeli emas terbesar tahun ini, sementara Rusia dan Turki justru masuk dalam jajaran penjual terbesar.

Polandia Pimpin Aksi Borong Emas, Negara Berkembang Ikut Menguat

Polandia mencatatkan pembelian emas terbesar secara global pada 2026, dengan tambahan lebih dari 20 ton.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan cadangan hingga 700 ton, seiring meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan Eropa Timur.

Tidak hanya Polandia, tren akumulasi emas juga terlihat kuat di negara berkembang, khususnya kawasan Asia Tengah. Uzbekistan dan Kazakhstan masing-masing menambah 16,48 ton dan 6,51 ton, menunjukkan konsistensi dalam memperkuat cadangan devisa berbasis emas.

Fenomena ini tidak lepas dari perubahan lanskap global pasca pembekuan sekitar US$300 miliar aset bank sentral Rusia pada 2022.

Sejak saat itu, banyak negara mulai mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan beralih ke emas sebagai aset yang bebas dari yurisdiksi asing.

Di sisi lain, Rusia dan Turki justru mencatatkan penjualan emas terbesar sepanjang 2026. Rusia melepas sekitar 15,55 ton emas, sementara Turki menjual sekitar 8,08 ton.

Penjualan emas oleh Rusia mencerminkan tekanan fiskal yang meningkat, terutama akibat tingginya belanja perang dan dampak sanksi ekonomi yang terus membebani anggaran negara.

Sementara itu, Turki menjual emas sebagai bagian dari kebijakan domestik untuk menjaga stabilitas nilai tukar lira serta mengelola permintaan emas di dalam negeri.

 

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular