10 Daerah Penghasil Padi Terbanyak di Indonesia, Jawa Adalah Kunci
Jakarta, CNBCÂ Indonesia - Produksi padi nasional pada awal 2026 masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Data sementara menunjukkan bahwa hingga periode Januari sampai April 2026, provinsi-provinsi di Jawa mendominasi daftar penghasil padi terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data produksi padi bulanan yang diakumulasikan hingga April 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jawa Timur sebagai produsen terbesar, disusul Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Produksi padi pada Januari-April 2026 mencapai 24,33 juta ton juta atau turun 0,18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat Kuasai Produksi
Pulau Jawa masih menjadi wilayah kunci produksi padi nasional. Selain faktor infrastruktur pertanian yang relatif lebih maju, ketersediaan lahan sawah produktif juga menjadi kunci dominasi wilayah ini.
Jawa Timur memimpin dengan produksi mencapai 5,03 juta ton, diikuti Jawa Tengah sebesar 4,16 juta ton dan Jawa Barat sebesar 3,50 juta ton. Ketiga provinsi ini secara konsisten menjadi lumbung padi nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Luar Jawa Tunjukkan Peran Strategis
Meski Jawa mendominasi, sejumlah provinsi di luar Jawa mulai menunjukkan kontribusi signifikan. Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan masing-masing mencatat produksi di atas 1,5 juta ton, menandakan peran penting kawasan ini dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Provinsi lain seperti Lampung, Sumatera Utara, hingga Nusa Tenggara Barat juga masuk dalam 10 besar, memperlihatkan distribusi produksi yang semakin merata.
Sementara itu posisi tiga terakhir diduduki oleh Papua Pegunungan, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau, dengan produksi masing-masing sebesar 311,96 ton, 309,2 ton, dan 152,72 ton.
Perlu dicatat, data produksi padi periode ini masih bersifat sementara dan menggunakan satuan Gabah Kering Giling (GKG). Perhitungan produksi didasarkan pada luas panen dan produktivitas (hasil per hektar) yang dikumpulkan oleh BPS.
Â
(mae/mae) Addsource on Google