MARKET DATA

Peta Kekuatan Militer 6 Negara Teluk: Siapa Paling Ganas Jika Perang?

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
23 March 2026 05:10
Infografis, Gencatan Senjata Israel-Hamas
Foto: Infografis/ Gencatan Senjata Israel-Hamas/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran membuat tekanan meluas ke negara Teluk.

Di tengah ancaman serangan balasan, gangguan jalur pelayaran, dan risiko terhadap fasilitas energi, perhatian kini tertuju pada kesiapan negara-negara Teluk menghadapi limpahan konflik yang kian melebar.

Kawasan ini menjadi sangat vital karena merupakan salah satu pusat produksi minyak dan gas dunia sekaligus jalur perdagangan energi global. Sebagai catatan, negara-negara Teluk adalah kelompok yang terdiri dari enam negara anggota yang seluruhnya terletak di sepanjang Teluk Persia, yaitu:

1.Bahrain
2.Kuwait
3.Oman
4.Qatar
5.Arab Saudi
6.Uni Emirat Arab

Negara-negara Teluk tersebut tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC). Saat ini, kawasan yang berada di bawah cakupan GCC memiliki luas total sekitar 2.672.700 kilometer persegi.

Saat perang mendekat ke wilayah tersebut, kekuatan pertahanan negara-negara Teluk pun ikut menjadi sorotan, terutama untuk melihat siapa yang paling siap menghadapi eskalasi.

Kekuatan Militer Negara Teluk

Salah satu acuan yang kerap dipakai untuk melihat peta kekuatan militer dunia adalah Global Firepower (GFP). Lembaga ini menyusun peringkat militer global dengan menghitung banyak faktor, mulai dari jumlah personel, perlengkapan tempur, logistik, kondisi keuangan, hingga faktor geografis.

Hasil penilaian itu dituangkan dalam power index. Semakin kecil angkanya, semakin kuat posisi militer negara tersebut dalam peringkat Global Firepower.

Dalam daftar negara-negara Teluk, Arab Saudi menjadi yang paling menonjol. Negara ini menempati peringkat 25 dunia dengan power index 0,4473. Posisi tersebut membuat Arab Saudi unggul cukup jauh dibanding negara Teluk lainnya.

Uni Emirat Arab berada di posisi berikutnya dengan peringkat 54 dunia dan power index 1,0188. Setelah itu ada Qatar di peringkat 71 dengan power index 1,4096. Bahrain menempati posisi 75 dengan power index 1,6731, disusul Kuwait di peringkat 76 dengan power index 1,7161.

Sementara Oman berada di posisi 86 dunia dengan power index 1,8823.

Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab berada di posisi kedua terkuat di antara negara Teluk dalam data ini. Negara ini menempati peringkat 54 dunia dengan power index 1,0188.

Secara jumlah, kekuatan militernya memang masih di bawah Arab Saudi. Namun UEA tetap menonjol dengan 65.000 tentara aktif dan anggaran militer US$23,48 miliar. Dari sisi alutsista pertahannya, UEA memiliki 99 pesawat tempur, 30 helikopter serang, 354 tank, 8.982 kendaraan lapis baja, 165 self-propelled artillery, dan 49 mobile rocket projectors.

Data ini menunjukkan UEA memiliki kekuatan militer yang cukup besar dengan basis modernisasi alutsista yang kuat, terutama di matra udara dan darat.

Qatar

Qatar menempati peringkat 71 dunia dengan power index 1,4096. Meski jumlah tentaranya tidak sebesar beberapa negara Teluk lain, Qatar tetap menarik karena anggaran militernya cukup besar.

Qatar memiliki 26.550 tentara aktif dengan anggaran militer mencapai US$11,95 miliar. Dari sisi alutsista, Qatar memiliki 115 pesawat tempur, 24 helikopter serang, 62 tank, 5.576 kendaraan lapis baja, 46 self-propelled artillery, dan 16 mobile rocket projectors.

Yang paling menonjol dari Qatar adalah kekuatan udaranya. Jumlah pesawat tempurnya bahkan lebih banyak daripada UEA.

Kuwait

Kuwait berada di peringkat 76 dunia dengan power index 1,7161. Posisi ini menempatkan Kuwait di kelompok bawah dalam perbandingan sesama negara Teluk, meski kapasitas militernya tetap tidak bisa dianggap kecil.

Kuwait memiliki 78.000 tentara aktif dengan anggaran militer US$7,98 miliar. Negara ini juga memiliki 47 pesawat tempur, 16 helikopter serang, 367 tank, 7.472 kendaraan lapis baja, 51 self-propelled artillery, dan 27 mobile rocket projectors.

Oman

Oman menempati peringkat 86 dunia dengan power index 1,8823, sehingga menjadi negara dengan posisi terendah dalam data ini di antara enam negara Teluk yang dibandingkan.

Meski demikian, Oman punya jumlah personel yang cukup besar, yakni 100.000 tentara aktif. Anggaran militernya tercatat US$8,36 miliar. Dari sisi alutsista, Oman memiliki 29 pesawat tempur, tidak memiliki helikopter serang dalam data ini, 264 tank, 11.380 kendaraan lapis baja, dan 24 self-propelled artillery.

Bahrain

Bahrain menjadi negara dengan skala militer paling kecil di antara enam negara Teluk dalam data ini. Bahrain berada di peringkat 75 dunia dengan power index 1,6731.

Negara ini memiliki 18.400 tentara aktif dengan anggaran militer US$0,99 miliar. Dari sisi perlengkapan, Bahrain memiliki 28 pesawat tempur, 34 helikopter serang, 150 tank, 5.196 kendaraan lapis baja, 38 self-propelled artillery, dan 18 mobile rocket projectors.

Walau ukurannya paling kecil, Bahrain tetap memiliki struktur kekuatan militer yang cukup lengkap. Namun jika dibandingkan dengan negara Teluk lain, kapasitasnya memang masih jauh lebih terbatas

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google



Most Popular